Beranda » Tips Aman Belanja Pupuk Online Di Facebook

Tips Aman Belanja Pupuk Online Di Facebook

Belanja pupuk online di facebook

Sebagai situs jejaring sosial terkemuka, facebook telah menjadi tempat pilihan bagi para pelaku bisnis online. Jual beli berbagai produk di facebook telah lama terjadi yang kemudian mengubah wajah situs jejaring sosial ini menjadi tempat jual beli produk, termasuk produk pertanian. Saat ini Anda pun dapat belanja pupuk online di facebook dan juga berbagai produk lainnya.

Dengan melakukan transaksi di internet, Anda tidak akan bertemu dengan penjual secara langsung. Anda juga tidak bisa melihat dan menyentuh produk secara langsung. Komunikasi hanya sebatas percakapan melalui chat, telfon, atau video call. Apapun bisa terjadi, termasuk penipuan dari sang penjual.

Produk pupuk dan perlengkapan pertanian lain kini juga banyak ditawarkan oleh ribuan pelaku pebisnis online ini. Berbagai merek dan kualitas yang berbeda yang kadang menjanjikan berbagai solusi untuk tanaman kita. Akan tetapi, belanja pupuk online di facebook ini juga memiliki resiko yang sama dengan produk lainnya. Mulai dari produk yang tidak pernah sampai, hingga produk tidak sama seperti yang kita inginkan.

Keberadaan facebook sebagai tempat jual beli sebenarnya memberikan berbagai keuntungan kepada kita. Dengan adanya facebook mungkin kita bisa mendapatkan produk yang tidak tersedia pada lingkungan sekitar kita. Mulai dari bibit, obat-obatan, atau pupuk dengan merek tertentu yang kita butuhkan. Akan tetapi, sangat penting untuk mendapatkan jaminan keamanan dalam melakukan transaksi dan jaminan produk yang kita inginkan.

Berikut ini Tani Millenial akan memberikan tips untuk Anda agar aman ketika melakukan pembelian di facebook. Silahkan untuk menyimak tipsnya hingga selesai.

1. Mengecek informasi identitas dari penjual online facebook

Mengetahui identitas penjual merupakan kunci Anda apakah produk yang Anda pesan akan sesuai atau tidak. Identitas tentu saja tidak cukup hanya dengan melihat menu profil atau sekedar bercakap-cakap melalui chat atau telfon. Anda juga perlu melakukan langkah lain untuk mengetahui kejelasan tentang penjual yang sebenarnya. Berikut hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk mengamati identitas penjual tersebut:

1.1. Mengecek infomasi identitas di profil facebook

Langkah pertama yang paling mudah tentu saja mengecek biodata penjual di profil facebook. Di situ Anda akan mengumpulkan berbagai informasi yang ia tuliskan di biodata profil. Jika perlu, Anda sebaiknya mencatat informasi tersebut untuk berjaga-jaga terhadap hal yang tidak Anda inginkan. Berikut beberapa informasi penting yang harus Anda kumpulkan.

  1. Nick name atau nama profil facebook (url/alamat profil facebook)
  2. Alamat lengkap
  3. Perusahaan tempat ia bekerja/berjejaring
  4. Alamat email
  5. No telfon
  6. Nomor keanggotaan (biasanya untuk penjual dengan sistem multilevel marketing (MLM))

Anda dapat meminta data kepada penjual jika informasi tersebut tidak tersedia pada halaman profil facebook. Item no 3 dan 6 sangat penting untuk Anda ketahui jika Anda akan membeli produk dari penjual dengan sistem multilevel marketing. Biasanya mereka dibekali nomor keanggotaan oleh perusahaan jaringan mereka.

1.2. Mengecek aktivitas di facebook

Pelaku pebisnis online akan selalu aktif di facebook, baik di grup maupun status pribadi. Anda dapat mengecek dengan siapa saja ia beraktifitas. Anda juga dapat mengecek pendapat orang lain mengenai dirinya.

Jika ia merupakan bagian dari bisnis multilevel, maka Anda juga dapat mengecek aktivitas dia dengan pimpinan/leadernya. Jika ia aktif dan banyak terlihat beraktifitas dengan leadernya, besar kemungkinan dia merupakan penjual benar-benar berafiliasi dengan perusahaan tersebut.

1.3. Mengecek identitas nomor telfon

Langkah selanjutnya adalah mengecek identitas nomor telfon. Untuk langkah ini Anda harus menggunakan aplikasi di luar facebook. Anda dapat menggunakan aplikasi semacam Get Contact untuk mengecek identitas penjual. Dengan aplikasi tersebut Anda akan mendapatkan indentitas (nama kontak) yang disimpan oleh orang lain. Anda akan mengetahui jika namanya terlihat mencurigakan.

1.4. Meminta data identitas lain

Tentu saja Anda boleh meminta data identitas lain jika dengan maksud yang baik untuk bisa saling mempercayai. Anda dapat meminta lokasi rumah melalui maps, foto ktp,dan lain sebagainya.

2. Memastikan informasi produk sesuai dengan yang Anda inginkan

Anda tidak dapat melihat dan menyentuh produk secara langsung saat membelinya di facebook. Informasi produk hanya Anda dapatkan melalui foto, video, atau uraian spesifikasi dari sang penjual. Untuk mendapatkan produk yang tepat ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan, berikut penjelasannya.

2.1. Detail kebutuhan Anda

Sebelum mengamati produk yang ditawarkan penjual, akan lebih baik jika Anda memahami apa yang sebenarnya Anda butuhkan. Kemudian baru mengamati produk tersebut apakah dapat memenuhi kebutuhan Anda atau tidak. Jika hanya mengalir mengikuti penawaran tanpa memperhatikan kebutuhan, Anda mungkin akan mendapatkan produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

2.2. Memahami detil spesifikasi produk dan informasi produk lainnya

Anda perlu memahami benar detil informasi produk yang ditawarkan oleh penjual. Jangan sampai produk yang Anda inginkan tidak sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebagai tambahan, Anda dapat mencari informasi produk tersebut dari tempat lain, misal dengan menggunakan fasilitas pencarian google. Berikut data dan informasi produk yang harus Anda ketahui:

  1. Kegunaan produk
  2. Cara menggunakan produk
  3. Efek samping jika ada
  4. Berat dan ukuran (penting untuk menentukan ongkos kirim)
  5. Harga produk

Akan lebih baik jika Anda juga mendapatkan informasi produk dalam bentuk video atau dengan melakukan video call.

3. Cara pembayaran yang digunakan untuk belanja online di facebook

Pembayaran di facebook berbeda dengan saat melakukan pembelian di situs marketplace semacam tokopedia, shopee, dan sejenisnya. Jika melalui marketplace, pembayaran akan melalui pihak ketika, biasanya marketplace itu sendiri. Uang yang Anda transfer terlebih dahulu akan diterima oleh pihak ketiga. Jika produk sudah Anda terima, pembayaran baru ditransfer kepada penjual.

Pembayaran saat membeli produk di facebook biasanya akan langsung ditransfer kepada penjual. Oleh karena itu, Anda harus ekstra hati-hati saat melakukan pembayaran. Usahakan Anda melakukan pembayaran jika telah memastikan penjual dan produk yang Anda butuhkan.

Berikut hal-hal yang harus Anda pastikan ketika akan melakukan pembayaran di facebook:

3.1. Nomor rekening bank milik penjual

Usahakan Anda hanya mentransfer uang untuk nomor rekening dengan nama pemilik sesuai dengan identitas penjual. Jika tidak ada maka Anda harus menanyakan identitas pemilik nomer rekening tersebut. Jika perlu Anda juga dapat meminta foto identitas pemilik rekening bank.

Anda juga dapat mengecek rekening penjual di aplikasi milik Kementrian komunikasi dan Informatika (Kominfo) (melalui link ini). Situs Kominfo ini merupakan portal untuk mengumpulkan database rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana.

3.2. Jumlah atau nominal yang harus Anda transfer

Idealnya, jumlah uang yang harus Anda transfer adalah jumlah harga produk dan biaya ongkos pengiriman (jika pengiriman ditanggung pembeli). Jika Anda harus membayar ongkos kirim sendiri, Anda juga dapat mengeceknya melalui aplikasi yang banyak tersedia, sebagai contoh Aplikasi Raja Ongkir. Anda tinggal mengisi data yang dibutuhkan kemudian akan mendapatkan harga ongkos kirim.

3.3. Mengetahui prosedur pelaporan jika terjadi penipuan online

Jika telah terjadi penipuan maka Anda jangan terlalu panik. Anda dapat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Sebagai langkah awal Anda juga dapat melaporkan kejadian penipuan tersebut melalui beberapa fasilitas online yang tersedia. Berikut fasilitas yang dapat Anda gunakan untuk melakukan pelaporan online:

  1. Pelaporan melalui cekrekening.id seperti yang kami sampaikan di awal tadi.
  2. Melalui situs www.lapor.go.idSitus ini merupakan situs yang dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden untuk layanan aspirasi dan pengaduan online masyarakat.
  3. Melaporkan melalui situs layanan.kominfo.go.id
  4. Menghubungi customer servis bank untuk melakukan pemblokiran rekening.
  5. Menggunakan situs kredibel.go.id

4. Pengiriman produk

Produk yang akan Anda beli akan sampai ke tempat Anda melalui jasa pengiriman yang telah Anda sepakati. Ada banyak jasa pengiriman yang saat ini tersedia. Untuk lebih amannya, Anda dapat memilih jasa pengiriman yang telah memiliki nama besar atau telah terkenal. Atau bisa juga jasa pengiriman yang telah Anda ketahui kantor cabangnya di tempat Anda.

Jangka waktu pengiriman tentu saja tergantung kepada penyedia jasa tersebut. Beberapa hal mungkin saja terjadi diluar tanggungan penjual seperti waktu lamanya pengiriman. Akan tetapi satu hal yang harus Anda minta kepada penjual adalah Nomor Resi Pengiriman. Nomor resi merupakan nomor bukti pengiriman yang dikeluarkan oleh jasa ekspedisi atau pengiriman. Setiap pengiriman produk pasti memiliki nomor resi ini. Anda harus mendapatkan nomor tersebut dari penjual. Dengan nomor resi tersebut Anda juga dapat mengecek sejauh mana produk Anda dikirimkan.

Jika produk telah sampai ke tangan Anda, cek benar-benar produk tersebut. Dan jika ada kerusakan atau ketidaksesuaian produk maka Anda harus menganalisa dimana kesalahannya. Sebab ada dua kemungkinan yang mungkin terjadi. Yang pertama rusak dalam pengiriman, yang artinya Anda harus melakukan komplain kepada pihak ekspedisi. Selanjutnya kesalahan penjual, yang artinya Anda harus komplain kepada pihak penjual.

Itulah beberapa tips aman belanja pupuk online di facebook yang dapat Anda terapkan. Semoga artikel ini memberikan tambahan wawasan bagi Anda yang ingin melakukan transaksi di facebook. Tujuan artikel tips aman belanja pupuk online di facebook ini tentu saja bukan untuk menyudutkan rekan-rekan yang berjualan di facebook. Akan tetapi untuk memberikan rasa aman bagi kedua pihak, terutama bagi pembeli. Anda juga dapat menerapkan tips ini selain untuk belanja pupuk.

Tinggalkan Balasan