Beranda » Manfaat Tanaman Porang, Tanaman export Berharga Tinggi

Manfaat Tanaman Porang, Tanaman export Berharga Tinggi

manfaat tanaman porang

Dalam beberapa tahun terakhir tanaman porang menjadi buah bibir karena berhasil menembus pasar ekspor. Pada mulanya tanaman yang menyerupai suweg ini tidak ada yang terlalu mengenalnya. Namun setelah memiliki harga tinggi di pasar internasional, porang menjadi primadona baru dalam dunia pertanian kita. Lantas apa saja sebenarnya manfaat tanaman porang ini yang membuatnya berhaga tinggi di Pasar internasional? Mari kita ulas lebih dalam dengan tulisan berikut ini.

Apa itu tanaman porang?

Porang (Amorphophallus oncophyllus Prain) adalah tanaman umbi-umbian sebagai penghasil karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan. Anda dapat menemukan tanaman ini tumbuh liar di hutan, tegalan, bantaran sungai maupun lereng pegunungan.

Porang termasuk dalam divisi Spermatophyta, sub divisi Angiospermae, kelas Monocotyledooneae, bangsa Araceae, marga Amorphophallus. Di seluruh dunia, orang mengenal marga Amorphophallus ini sebagai bunga bangkai. Itu karena bau bunga dari tanaman marga Amorphophallus ini yang berbau busuk.

Baca Juga : Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala Yang Benar

Samakah tanaman porang dengan suweg?

Banyak perdebatan mengenai kedua tanaman ini. Sebab, kedua tanaman ini memang dari marga yang sama. Bagi Anda yang telah mengenal suweg mungkin sekilas akan menganggap porang adalah suweg. Namun bagi Anda yang belum mengenal kedua tanaman ini, Anda harus berhati-hati jika berencana membelinya. Berikut perbedaan tanaman porang dan suweg:

1. Daun

Porang memiliki daun lebar, ujung daun runcing, dan berwarna hijau muda. Sedangkan suweg memiliki daun kecil, ujung daun runcing dan berwarna hijau.

2. Batang

Kulit batang porang halus, berwarna belang-belang hijau dan putih. Sedangkan suweg kulit batangnya agak kasar, berwarna belang-belang hijau dan putih.

3. Umbi

Porang pada permukaan umbinya tidak ada bintil, umbi berserat halus dan berwarna kekuningan. Sedangkan suweg permukaan umbinya banyak bintil (calon tunas) dan kasar, umbi berserat dan berwarna putih.

4. Lain-lain

Tanaman porang pada setiap pertemuan cabang dan ketiak daun  terdapat bubil/katak. Kemudian umbi porang tidak dapat dikonsumsi langsung dan harus melalui proses. Sedangkan suweg pada ketiak daun tidak terdapat bubil/katak dan umbi suweg dapat langsung dimasak.

Baca Juga : Panduan Panen Dan Pasca Panen Tanaman Buah Pala

Apa saja kegunaan dan manfaat tanaman porang?

Seperti tanaman umbi-umbian lain, porang mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin dan serat pangan. Berikut kandungan tanaman porang beseta keguanaanya :

1. Sebagai bahan berbagai industri pangan

Tanaman porang memiliki kandungan mannan yang merupakan polisakarida yang ukuran granulanya 10-20 kali lebih besar daripada pati. Terdapat dua jenis mannan berdasarkan ikatannya, yakni galaktomannan dan glukomannan.

Karakter glukomannan antara lain larut dalam air, bersifat kental seperti plastik, mampu membentuk gel, merekat kuat dalam air, dan sebagainya. Beberapa produk makanan dari porang antara lain konnyaku, shirataki (berbentuk mie) dan sebagai bahan tambah produk kue, roti, es krim, dan sebagainya

2. Sebagai bahan industri non pangan

Kandungan glukomannan dalam umbi porang yang bersifat kental dan merekat tersebut ternyata dapat bermanfaat untuk industri non pangan. Oleh karena itu, porang kemudian dapat menjadi bahan industri lain non pangan.

Beberapa industri non pangan yang memanfaatkan porang adalah industri tekstil, cat, farmasi, dan sebagainya. Porang merupakan bahan pengisi dan pengikat tablet obat-obatan, bahan perekat lem dan cat, pelapis kedap air, produksi kertas tipis, dan sebagainya.

3. Sebagai penurun kadar gula dan kolesterol dalam darah

Tepung glukomannan yang kaya akan serat pangan larut air dapat bermanfaat untuk pangan fungsional yang berkhasiat bagi kesehatan. Penggunaan tepung glukomanan tersebut dapat sebagai campuran makanan maupun dalam bentuk suplemen.

Viskositas tepung glukomannan dua dan enam kali lebih tinggi dari pada serat pangan lainnya. Oleh karena itu tepung glukomannan porang ini mampu menurunkan kadar gula darah lebih tinggi. Kondisi tersebut sangat bermanfaat bagi penderita diabetes dan kolesterol tinggi.

4. Untuk penurun berat badan/diet

Kandungan glukomannan juga mampu menyerap banyak air dan membentuk gel. Dengan kondisi tersebut maka akan menunda pengosongan lambung dan waktu transit makanan dari lambung ke usus besar menjadi lambat. Sebagai efeknya adalah rasa kenyang karena perut masih terasa penuh.

Konsumsi glukomanan juga akan menghasilkan energi yang cukup rendah, yakni 3 Kkal/g. Dengan kedua efek konsumsi glukomannan tersebut absorsi gula dan lemak akan lebih lambat. Sebagai hasilnya, konsumsi glukomanan akan menurungkan berat badan dengan signifikan.

Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Menanam Tomat, Hasil Melimpah!

Ke negara mana sajakah porang di ekspor?

Dengan segudang manfaat tanaman porang dan kebutuhan industri, tanaman ini kemudian menjadi salah satu komoditas internasional. Berbagai industri di negara maju menbutuhkan komoditi ini untuk mencukupi kebutuhan industrinya.

Pada tahun 2012 kebutuhan porang dunia sejumlah 10.000 ton/tahun. Dan dari kebutuhan tersebut petani porang baru dapat memenuhi sekitar 4000 ton. Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor tersebut antara lain China, Jepang, Sri Langka, Malaysia, Korea, New Zealand, dan Italia.

Baca Juga : Cara Menanam Bawang Merah Dari Biji Sampai Panen

Dimana tanaman porang mampu tumbuh?

Porang merupakan tanaman yang sangat toleran terhadap naungan yang bahkan hingga 60%. Oleh karena itu porang dapat menjadi tanaman sekunder. Bahkan tanaman porang dapat hidup di bawah naungan pohon jati, bambu, atau tanaman lainnya.

Porang pada umumnya hidup di daerah kering dengan ketinggian mencapai 800 mdpl. Meskipun untuk daerah terbaiknya adalah 100-600 mdpl. Jenis tanah pun beragam dari yang ringan hingga yang berkandungan bahan organik tinggi.

Baca Juga : 13 Langkah Budidaya Padi Yang Menjadi Kunci Sukses

Itulah sekelumit mengenai tanaman yang sedang naik daun ini. Dan tidak dapat kita pungkiri jika saat ini tanaman porang merupakan tanaman primadona yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dan bagi Anda yang sedang berencana untuk melakukan budidaya porang semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda. Semoga sukses dalam budidaya porang.

Sumber gambar cover : monitor.co.id

Tinggalkan Balasan