Beranda » Mahasiswa AS Kembangan Tanaman Untuk Planet Mars

Mahasiswa AS Kembangan Tanaman Untuk Planet Mars

tanaman untuk planet mars

Planet Mars, setiap pagi kita melihatnya dan lebih familier dengan nama bintang fajar. Telah bertahun-tahun para ahli barat meneliti tentang planet ini dan merencanakan sebagai planet cadangan untuk tempat tinggal. Namun saat ini, planet Mars masih berupa lahan gersang, gurun, serta tempat-tempat mengerikan lainnya. Namun begitu penelitian mengenai planet Mars ini tetap populer di negara maju. Terobosan-terobosan baru mereka ciptakan dan kemudian mengujinya. Salah satunya penelitian oleh mahasiswa asal Universitas Negeri Utah, AS. Ia meneliti dan mengembangkan tanaman untuk planet mars.

Paul Kusuma merupakan mahasiswa PhD yang masih berusia 26 tahun dan berasal dari Florida. Ia merupakan salah satu peneliti yang mengembangkan tanaman yang akan menyuplai para astronot tersebut. Semenjak tahun 2017, NASA mendanai penelitian tersebut senilai $ 15 juta atau 216 milyar lebih. Penelitian tersebut bertujuan untuk menguji kondisi penanaman tanaman di planet Mars.

Begini cara mengembangkan tanaman di planet Mars

Kondisi di planet Mars tentu saja berbeda dengan kondisi di planet Bumi. Dan yang paling pokok adalah kondisi udara yang ada di planet tersebut. Melansir dari berita foodandfarmingtechnology.com Paul berencana untuk membuat kondisi yang hampir sama dengan yang ada di Bumi. Caranya adalah dengan memanipulasi kondisi atmosfer menjadi lebih mirip bumi.

Persoalan lain di planet Mars adalah permukaan Mars yang berbatu dan rawan meteorit. Kondisi tanah juga terlihat kurang subur. Oleh karena itu Paul memiliki ide untuk mengembangkan tanamannya tersebut di bawah permukaan tanah. Ia akan menanam secara hidroponik tanpa menggunakan tanah dan larutan khusus dalam pelarut air. Model pertaniannya akan menggunakan sistem pertanian vertikal yang kini banyak berkembang di bumi.

Kemudian untuk mewujudkan niatannya tersebut, Paul dan timnya juga menguji faktor lain, yakni cahaya. Masih ada perdebatan antara mana warna cahaya yang tepat agar tanaman dapat tumbuh baik di planet Mars. Warna cahaya LED rupanya memberikan hasil yang berbeda-beda. Oleh karena itu Paul mengadakan eksperimen agar mendapatkan hasil yang terbaik.

Baca Juga : Inilah Pertanian Modern Dalam Ruangan Terbesar Di Dunia

Ujicoba lain menggunakan tanaman kentang

Pada sumber yang lain, time.compara ilmuwan lain juga pernah menguji  jenis tanaman yang cocok untuk planet Mars. Jenis makanan tersebut adalah kentang. Para ilmuwan kemudian membuat sebuah eksperimen penanaman kentang tersebut pada lahan yang mirip dengan planet Mars. Bersama dengan NASA mereka menanam kentang di tanah dari gurun Pampas de La Joya di Peru Selatan.

Alasan pemilihan tempat tersebut karena mereka percaya jika kondisinya mirip planet Mars. Lingkunganya kering dan asin. Kemudian mereka menanam dengan mengontrol suhu, tekanan udara, oksigen dan karbon dioksida untuk meniru kondisi di planet Mars. Mereka juga memberikan air yang kaya nutrisi untuk tanamannya.

Percobaan tersebut merupakan percobaan awal mereka. Jika berhasil maka cara tersebut berpotensi untuk dapat digunakan di planet Mars. Namun percobaan tersebut tak hanya untuk kepentingan planet Mars saja. Akan tetapi mereka juga berharap uji coba tersebut akan berguna bagi penanaman di lahan kritis di bumi.

Baca Juga : China Kembangkan Kapal Budidaya Ikan Terbesar Dunia

Menanam sayuran dan membuat peternakan di planet Mars

Profersor Bugbee mentor dari Paul Kusuma menyatakan sebelum melakukan penanaman kentang maka lebih baik melakukan penanaman sayuran. Tujuan pengembangan tanaman kentang tentu saja menjadi target jangka panjang. Akan tetapi dengan menanam sayuran, tanaman tersebut akan memberikan vitamin dan mineral bagi para astronot. Penanaman kentang dan tanaman padat kalori lainnya baru akan ditanam kemudian.

Ide peternakan juga terlintas dalam benak Paul. Akan tetapi ide tersebut masihlah sangat jauh. Ide dasar dari semua ide pengembangan di planet Mars adalah memanfaatkan apa yang ada disana. Sebab semua membutuhkan biaya yang mahal. Selain itu harus ada pertimbangan yang pengiriman dari planet bumi ke planet Mars.

Baca Juga : Ingin Jadi Negara Pertanian Terdepan, Ini Langkah Vietnam!

Sumber gambar : scientificamerican.com

Tinggalkan Balasan