Beranda » Keistimewaan Tanaman Janda Bolong Tanaman Hias Termahal 2020

Keistimewaan Tanaman Janda Bolong Tanaman Hias Termahal 2020

keistimewaan tanaman janda bolong

Janda bolong sekilas seperti ungkapan seronok yang mungkin sedikit jorok, meski sebenarnya ini adalah nama tanaman hias. Selama pandemi covid hingga kini, tanaman janda bolong viral khususnya di Indonesia. Tanaman hias yang satu ini menjadi topik perbincangan hangat di berbagai media. Lantas apa sebenarnya yang menjadi keistimewaan tanaman janda bolong ini? Hingga tanaman janda bolong menjadi tanaman hias termahal tahun 2020.

Saat ini banyak yang memburu tanaman ini sebagai koleksi. Jika Anda bukan seorang pencinta tanaman hias, Anda mungkin akan menganggap tanaman janda bolong biasa saja. Semacam tanaman talas yang daunya berlubang-lubang. Akan tetapi berbeda pendapat jika Anda seorang kolektor tanaman hias. Mungkin Anda langsung akan membeberkan berbagai keistimewaan tanaman janda bolong ini dari A sampai Z.

Apa itu tanaman janda bolong?

Tanaman janda bolong adalah salah satu tumbuhan berbunga unik yang memiliki ciri khas daunnya yang berlubang. Janda bolong memiliki nama latin Monstera Adansonii dan termasuk dalam famili Araceae. Tanaman ini sebenarnya salah satu jenis tanaman yang merambat.

Tanaman janda bolong memiliki lubang yang terbentuk secara alami pada daunnya. Ada berbagai pendapat mengenai alasan terbentuknya lubang tersebut. Ada yang mengatakan untuk menyesuaikan diri dari kondisi yang lembab, namun ada juga yang berpendapat untuk menghindari angin kencang.

Keistimewaan tanaman janda bolong

Orang tentu tidak akan membayar mahal jika tanaman ini tidak memiliki kelebihan apapun. Namun, kolektor tanaman hias mau membayar tanaman ini hingga angka yang fantastis hingga jutaan rupiah.

Namun untuk menentukan keistimewaan yang pasti dari tanaman ini tentu saja berbeda-beda. Setiap orang akan memiliki penilaian yang cukup berbeda. Lalu apa kira-kira yang menjadi keistimewaannya? Mari kita ulas tanaman ini lebih detil untuk mengetahui keistimewaannya.

1. Bentuk dan warna daun

Janda bolong memiliki bentuk daun yang menyerupai hati atau pun oval dengan warna hijau yang mengkilap. Kemudian pada bagian daun tersebut terdapat lubang yang terbentuk secara alamiah. Di negara lain, orang sering menyebut tanaman ini sebagai keju Swiss. Itu karena bentuk-bentuk lubang pada daun tersebut menyerupai keju Swiss saat dewasa.

Seperti yang telah disinggung di awal tadi, bentuk daun tersebut berfungsi untuk mengurangi penguapan dan juga menghindari angin. Akan tetapi bentuk daun tersebut kemudian menjadi daya tarik yang unik dan langka. Bentuk daun yang berlubang dengan motif yang unik tersebut mungkin tidak terdapat pada jenis tanaman yang lain.

2. Namanya yang unik dan menarik

Saat mendengar namanya mungkin saja kita sudah akan penasaran setengah mati. Nama yang sedikit seronok namun kemudian mengangkat tanaman ini menjadi begitu populer. Anda mungkin akan lebih tertarik jika mendapat tawaran pemberian tanaman “janda bolong” dari pada “Monstera Andansoni” meskipun hakikatnya tanaman ini sama.

Nama janda bolong tersebut konon berasal dari bahasa jawa “Ron Do Bolong” yang artinya “daun yang berlubang”. Akan tetapi kemudian sebutan tersebut menjadi “Rondo bolong” yang artinya “janda berlubang” atau sekarang “Janda bolong”.

3. Menjadi solusi ekonomi saat pandemi

Kebijakan WFH saat pandemi membuat sebagian orang menjadi jenuh. Selain itu pandemi juga membuat banyak orang kehilangan pekerjaannya. Sebagian dari mereka kemudian menekuni usaha bisnis tanaman hias ini untuk menunjang perekonomian mereka.

Kehadiran janda bolong ini kemudian menjadi berkah bagi sebagian orang yang kreatif. Mereka membudidayakan tanaman ini kemudian menjualnya. Anda tidak ada janda bolong, mungkin kisah mereka juga akan lain.

Baca Juga : Jenis Tanaman Hias Ruangan Yang Menambah Kesejukan

Bagaimana cara menanam tanaman janda bolong?

Anda mungkin tertarik untuk ikut mengembangkan tanaman ini. Entah hanya sebagai koleksi untuk mempercantik dekorasi rumah Anda, atau sebagai bisnis sampingan. Berikut cara terbaik untuk menanam tanaman janda bolong.

1. Cara memperbanyak tanaman janda bolong

Untuk memperbanyak tanaman ini, cara termudah dan terbaiknya adalah dengan melalui stek. Setiap ruas tanaman terdapat akar yang mengambang. Oleh karena itu Anda dapat memotong kemudian menanamnya kembali.

Namun jika tidak terlihat akar, Anda dapat memotong 2-3 ruas. Kemudian letakan pada tanah lembab dengan 1 ruas berada di permukaan tanah. Jaga kelembapan tanah sampai tumbuh tanaman baru.

2. Media penanaman janda bolong

Anda dapat menggunakan tanah untuk menanam tanaman janda bolong. Namun yang perlu Anda ingat adalah tanaman ini membutuhkan kelembapan yang cukup. Kondisi tersebut harus Anda pastikan agar tanaman janda bolong dapat tubuh dengan baik. Untuk menjaga kelembapan tersebut Anda dapat mencampurkan kulit kayu anggrek, perlite, lumut gambut dan arang.

PH ideal untuk tanaman tanaman janda bolong adalah 5,5 hingga 7,0 agar pertumbuhan tanaman sehat. Selain itu hal yang tak kalah penting adalah drainase, usahakan pada bagian bawah pot Anda terdapat lubang yang cukup sebagai drainase.

3. Membuat ajir untuk perambatan

Janda bolong merupakan tanaman merambat. Jika Anda menginginkan untuk merambat maka Anda perlu membuat ajir atau lanjaran. Namun jika Anda tidak menginginkanya Anda tidak perlu untuk membuatnya.

4. Penempatan tanaman

Habitat asli tanaman janda bolong adalah di dalam hutan yang lembab namun masih terkena cahaya matahari. Anda perlu menempatkan tanaman ini dengan kondisi tempat yang semacam itu. Teduh namun masih mendapatkan sinar matahari.

Janda bolong hidup baik pada suhu 18°C hingga 27°C. Sedangkan untuk kelembaban ruangan pastikan agar tetap berada di atas 60%. Oleh karena itu akan lebih baik jika Anda menempatkannya di dalam ruangan yang masih mendapatkan sinar matahari.

Baca Juga : Jenis Tanaman Hias Halaman, Bikin Halaman Makin Asri

5. Perawatan

Untuk menjaga tanaman agar tetap dalam kondisi yang baik maka Anda harus melakukan perawatan sebaik mungkin. Pemupukan, penyiraman, dan pengamatan hama dan penyakit harus Anda lakukan sebaik mungkin. Berikut cara terbaik perawatan tanaman janda bolong:

      • Pemupukan tanaman janda bolong

Pemupukan sangat diperlukan agar pertumbuhan tanaman dapat maksimal. Anda dapat menggunakan pupuk NPK dengan dosis setengah dari tanaman biasa. Selain itu Anda juga dapat menggunakan pupuk padat atau pun pupuk cair. Pemupupukan dapat Anda lakukan setiap satu bulan sekali. Namun tidak usah Anda pupuk jika tanaman baru Anda tanam dengan kondisi akar yang masih lemah. Sebab dengan kondisi akar yang masih lemah, tanaman dapat terbakar karena pemupukan.

      • Penyiraman tanaman janda bolong

Tanaman janda bolong membutuhkan kelembaban agar hidup dengan baik. Untuk itu Anda harus rutin dan teratur dalam melakukan penyiraman. Akan tetapi saat penyiraman jangan sampai media sampai tergenang. Anda harus memastikan tanah tidak kering dan sedikit lembab.

Cara penyiraman yang paling baik adalah dengan meniru pada habitat aslinya. Anda dapat menyiramnya ke seluruh bagian tanaman. Selain agar sama dengan kondisi pada habitatnya, itu juga agar garam yang menumpuk.

      • Hama dan penyakit tanaman janda bolong

Ada beberapa hama yang sering menyerang tanaman janda bolong. Berapa diantaranya adalah tungau, aphid,, thrip, kutu putih, dan sebagainya. Anda harus segera mengatasi hama-hama tersebut agar kerusakan tidak semakin membesar.

Usahakan dalam mengatasi hama tersebut Anda menggunakan tindakan secara sistemik. Akan lebih baik jika Anda mengamatinya setiap saat dan memusnahkan hama langsung. Akan tetapi dalam kondisi tertentu Anda dapat menyemprotnya menggunakan pestisida.

Baca Juga : 5 Manfaat Tanaman Hias Yang Jarang Diketahui

Itulah beberapa hal mengenai tanaman yang begitu viral janda bolong atau Monstrea Andansonii ini. Jika Anda tertarik maka silahan untuk mencoba tanaman ini sebagai bagian dari dekorasi rumah Anda. Semoga menambah wawasan pembaca sekalian.

Sumber gambar cover : annasflowers.ca

Tinggalkan Balasan