Beranda » Cara Mengatasi Daun Keriting Pada Cabe Secara Alami Dan Kimia

Cara Mengatasi Daun Keriting Pada Cabe Secara Alami Dan Kimia

daun cabe keriting

Tentu saja sangat menjengkelkan jika melihat tanaman cabe kita keriting. Daun cabe menggulung ketengah, kemudian tanaman cabe terlihat seperti tidak berdaun pada serangan yang parah. Penyakit ini memang tidak langsung mematikan tanaman cabe Anda. Akan tetapi produktivitas tanaman cabe Anda akan terganggu. Oleh karena itu Anda mencari tahu informasi cara mengatasi daun keriting pada cabe Anda.

Seperti yang kita ketahui, setiap tanaman akan melakukan produksi (fotosintesis) pada daun. Namun jika kondisi daun tidak sempurna tentu saja akan fotosintesis akan terganggu. Tanaman tidak mampu berproduksi secara optimal. Akhirnya panen cabe Anda pun akan berkurang.

Apa itu penyakit daun keriting pada cabe?

Penyakit daun cabe keriting adalah sebuah kondisi daun cabe yang menggulung ketengah karena beberapa alasan. Penyakit ini merupakan penyakit yang umum terjadi pada tanaman cabe. Anda tidak perlu merasa khawatir jika cabe yang keriting tidak terlalu banyak. Akan tetapi tetap lakukan pengamatan agar tidak terjadi hal yang tidak Anda inginkan.

Baca Juga : Cara Menyemai Cabe Agar Bibit Cepat Tumbuh Dan Sehat

Apa penyebab daun keriting pada cabe dan bagaimana mengatasinya

Ada banyak hal yang berpotensi menyebabkan cabe Anda keriting. Mulai dari hama, virus, pupuk, atau kondisi lingkungan tempat menanam cabe. Hal yang paling pokok adalah Anda harus dapat mendiagnosis penyebab utama tanaman cabe Anda keriting. Pengamatan merupakan hal yang paling pokok disini.

Berikut ini kami sampaikan beberapa penyebab daun cabe anda keriting dan cara mengatasinya.

1. Daun cabe keriting karena serangan hama

Ada beberapa jenis hama yang menyebabkan tanaman cabe anda keriting. Hama-hama tersebut antara lain kutu daun, tungau, thrips, laba-laba atau hama serangga lain. Jika dalam pengamatan Anda melihat koloni hama, maka kemungkinan besar penyebabnya adalah hama tersebut.

Hama-hama tersebut akan memakan daun cabe sambil menggulung daun cabe untuk bersembunyi. Biasanya koloni hama akan berada pada permukaan daun bagian bawah. Jadi, jangan lupa untuk memeriksa daun bagian bawah saat Anda melakukan pengamatan.

Untuk membasmi hama-hama tersebut memang sangat sulit. Akan lebih baik jika Anda mengendalikan semenjak dini. Meski ada beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini.

Secara alami, Anda dapat mengatasi hama tersebut dengan beberapa cara. Sambil melakukan pengamatan hama, Anda dapat memijit hama-ham tersebut jika jumlahnya sedikit. Anda juga bisa memetik daun yang terserang kemudian membakarnya.

Tindakan alamiah lainnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan melepas musuh alami hama. Kepik menjadi serangga yang tepat untuk memakan serangga pengganggu tersebut. Menyemprot dengan pengendali hama alami juga dapat Anda lakukan.

Yang terakhir adalah mengatasi dengan cara sintetis, penggunaan insektisida kimia. Pastikan cara ini menjadi solusi terakhir untuk menghindari dampak yang lebih besar di kemudian hari.

Baca Juga : Cara Memilih benih Cabe Agar Tanaman Cabe Sehat

2. Karena serangan virus dan bakteri

Penyebab selanjutnya adalah serangan virus dan bakteri. Jika virus atau bakteri yang menjadi penyebanya maka akan diikuti gejala seperti bintik kuning atau tanaman yang terlihat tidak sehat. Virus dan bakteri ini menyebabkan bahaya yang lebih besar. Jika disitu terdapat serangga, maka akan menyebar dengan sangat cepat.

Virus yang menjadi penyebab daun keriting tersebut kadang terbawa mulai dari pembenihan. Beberapa jenis virus mampu bertahan dalam biji cabe dan kemudian kembali aktiv setelah menjadi bibit.

Tindakan awal jika Anda mencurigai virus merupakan penyebab daun cabe keriting adalah mencabut tanaman tersebut. Selanjutnya Anda harus memusnahkan tanaman yang terinfeksi dengan membakarnya.

Akan lebih baik jika Anda mengatasi virus ini sedini mungkin mulai dari pemilihan benih dan pembibitan. Gunakan bibit yang tahan terhadap serangan virus serta yang telah terjamin kesehatanya.

Secara kimia Anda dapat menyempotkan anti virus atau dengan insektisida untuk mengatasi vektor virus tersebut.

3. Cuaca panas

Cuaca panas kadang juga membuat daun tanaman cabe secara teratur menjadi keriting. Keritingnya daun tersebut adalah untuk mempertahankan diri dari kondisi kelembaban yang kurang. Kadang juga menyebabkan daun berguguran.

Untuk mengatasinya tentu saja cukup mudah. Anda cukup menyiram tanaman dengan air untuk menjaga kelembabannya. Namun jangan lupa untuk mengamati tanaman jika ada penyebab lainya.

4. Kekurangan zat Kalsium

Kalsium merupakan nutrisi sekunder untuk pertumbuhan tanaman cabe. Manfaatnya antara lain untuk menciptakan dinding sel yang kuat. Kekurangan kalsium kadang disertai dengan bintik-bintik coklat. Dan besar kemungkinan tanaman juga mendapatkan tanda-tanda kekurangan nutrisi seperti daun yang menguning.

Kekurangan kalsium akan menyebabkan daun berkembang kurang baik. Daun tersebut kemudian akan mulai tampak keriting dan/atau berbuih.

Solusi dari masalah ini adalah dengan menambahkan nutrisi kalsium. Meskipun nutrisi sekunder namun Anda tetap wajib untuk mencukupinya agar pertumbuhan tanaman maksimal.

Baca Juga : 6 Hama Dan Penyakit Cabe Yang Sering Merugikan Petani

Selain itu, penyemprotan herbisida juga menjadi penyebab daun keriting. Oleh karena itu anda harus berhati-hati saat menggunakan herbisida untuk menanggulangi gulma. Penyemprotan herbisida tidak boleh mengenai daun cabe agar tidak terjadi kerusakan.

Itulah ulasan cara mengatasi daun cabe keriting yang kadang menjengkelkan Anda. Semoga artikel ini menambah wawasan Anda dan semoga sukses dalam budidaya tanaman cabe.

Sumber: gardeningknowhow.com,  peppergeek.com

Tinggalkan Balasan