Cara Ternak Ikan Nila Di Kolam Terpal Untuk Pemula

cara ternak ikan nila
Rekomendasikan Artikel

Ikan Nila adalah salah satu jenis ikan yang sering dikonsumsi dan memiliki rasa lezat. Penyajian olahan Nila juga biasa dengan lalapan dan sambal yang beraneka jenisnya. Karena cukup banyak penggemarnya, maka tak ada salahnya jika Anda membudidayakannya. Selain Anda bisa menikmati hasil panen ikan nila untuk konsumsi pribadi, Anda juga bisa menjualnya dalam bentuk mentah maupun matang. Dari segi ekonomi Anda pun akan mendapatkan keuntungan dari budidaya ikan nila. Dan salah satu cara ternak ikan nila yang mudah dan murah adalah menggunakan kolam terpal.

Sebagai pemula dalam membudidayakan ikan nila, Anda dapat melakukannya dengan menggunakan media alternatif kolam terpal. Awalnya, dapat hanya menjadi ajang uji coba. Jika kemudian kegiatan ini membawa kesuksesan, maka Anda dapat membuat kolam yang lebih luas dan lebih kuat lagi. Akan tetapi kolam terpal ini juga dapat menjadi media pokok yang Anda gunakan. Hal tersebut jika lahan yang Anda miliki cukup sempit. Sebab dengan menggunakan kolam terpal, Anda tidak akan membutuhkan lahan yang terlalu luas.

Dan pada kesempatan kali ini Smart-Tani akan membeberkan cara ternak ikan nila secara lengkap. Berikut panduan cara mudahnya!

Penyiapan lahan kolam terpal untuk ternak ikan nila

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan lahan untuk menaruh kolam terpal. Lahan yang Anda gunakan harus mendapatkan sinar matahari secara langsung. Kemudian gali tanah dengan kedalaman 50 cm. Gundukan-gundukan tanah bekas galian tersebut dapat Anda gunakan sebagai tanggul-tanggul agar kolam terpal Anda menjadi lebih kuat, kemudian beri batu bata.

Tahap selanjutnya adalah memberi dasar kolam dengan sekam secara merata. Pasanglah terpal yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Tumpangi bagian atas terpal agar tidak mudah goyah ketika terdapat angin.

Baca juga : 4 Cara Mengukur pH Tanah Dengan Alat Sederhana

Pemasangan terpal untuk kolam ikan nila

Setelah terpal terpasang dengan benar, isilah dengan air bersih. Buatlah saluran untuk memasukkan air dan untuk mengeluarkan air. Hal tersebut bertujuan untuk mengganti air ketika nanti ikan-ikan sudah berusia beberapa minggu. Penyiapan saluran air tersebut dimulai dari sebelum Anda menaburkan benih-benih ikan. Pasang juga saringan pada pintu masuk sebagai salah satu tahap resensi budidaya ikan nila di kolam terpal. Setelah itu, Anda sudah bisa menaburkan benih-benih ikan nila yang masih kecil-kecil.

Baca Juga : China Ciptakan Bibit Padi Hibrida Dengan Hasil 22 Ton/Hektar

Penaburan benih dan perawatan hingga panen

Ukuran benih ikan nila biasanya berukuran 12 cm dengan berat 30 gram. Anda dapat menaburkan beberapa ratus ikan nila dalam sekali tabur. Pemberian makan dan pemeliharaan yang tepat membuat ikan nila dapat bertahan hidup sampai masa panen tiba.

Masa panen tiba baik ikan nila di terpal atau budidaya ikan nila di kolam beton adalah kurang lebih 6 bulan dengan berat nila pada umumnya sudah mencapai setengah kilogram. Jika Anda ingin memanen sebelum usia 6 bulan, Anda dapat melakukannya dengan cara memilih ukuran ikan nila sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dikarenakan pertumbuhan dan perkembangan antara nila yang satu tidak sama dengan yang lainnya.

Mudah bukan? Semoga informasi ini dapat memberikan wawasan yang cukup bagi Anda yang akan memelihara ikan nila sebagai pemula.

Baca Juga : Manfaat Pupuk Organik Untuk Pertanian

Sumber gambar : republika.co.id


Rekomendasikan Artikel

1 komentar untuk “Cara Ternak Ikan Nila Di Kolam Terpal Untuk Pemula”

  1. Pingback: Cara Sukses Budidaya Ikan Mujair Di Kolam Terpal - Smart Tani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *