Beranda » Cara Mengatasi Layu Fusarium Dan Layu Bakteri Pada Tanaman Cabe

Cara Mengatasi Layu Fusarium Dan Layu Bakteri Pada Tanaman Cabe

Layu fusarium dan layu bakteri

Ada berbagai penyebab tanaman cabe layu dan akhirnya mati. Beberapa penyebab tanaman cabe layu adalah karena jamur fusarium dan karena bakteri. Kedua penyebab ini dapat dikatakan kasat mata, karena keduanya merupakan jenis mikroorganisme. Namun, jika Anda teliti lebih dalam, Anda akan dapat mengatasi layu fusarium dan layu bakteri pada tanaman cabe Anda.

Sampai saat ini belum ada obat (pestisida maupun fungisida) yang ampuh dengan langsung menyembuhkan penyakit ini. Jika Anda ingin tanaman cabe anda selamat dari layu fusarium dan layu bakteri, Anda harus melakukan tindakan pengendalian terpadu. Artinya Anda harus menggunakan beberapa cara untuk pengendalian penyakit layu pada tanaman cabe ini.

Gejala serangan penyakit layu

Meskipun pada intinya tanaman cabe Anda layu, akan tetapi gejala yang timbul akibat bakteri dan fusarium sedikit berbeda. Berikut ini gejala serangan cabe layu tersebut.

Baca Juga: Cara Tanam Cabe Rawit Agar Berbuah Lebat

A. Gejala serangan layu bakteri pada tanaman cabe (Raistonia solanacearum)

Penyakit layu karena bakteri akan berkembang sangat cepat pada waktu musim hujan. Infeksi akan sangat cepat berkembang jika ada luka pada tanaman atau buah karena gigitan hama atau faktor lainnya. Berikut ciri-ciri tanaman cabe terkena serangan layu bakteri.

  1. Serangan layu bakteri mulai dari pucuk daun kemudian menjalar ke bagian bawah daun. Kemudian seluruh daun akan menjadi layu dan akhirnya mati.
  2. Jaringan pembuluh batang bagian bawah dan akar menjadi berwarna kecoklatan.
  3. Jika Anda memotong bagian batang dan akar yang terserang dan mencelupkannya ke dalam air maka akan mengeluarkan cairan keruh. Cairan keruh tersebut merupakan koloni bakteri yang menyebabkan tanaman cabe Anda layu.
  4. Serangan pada buah cabe akan menyebabkan warna buah menjadi kekuningan dan busuk.

Baca Juga: Cara Menyemai Cabe Agar Bibit Cepat Tumbuh Dan Sehat

B. Gejala serangan layu fusarium pada tanaman cabe (Fusarium oxysporum f. sp)

Penyakit layu fusarium jarang menyerang pada lahan yang kering atau sisterm perairannya cukup baik. Namun jika tanaman Anda terserang, penyakit karena fusarium ini akan menyebar dengan cepat. Penyebaran layu fusarium adalah melalui spora yang diterbangkan oleh angin dan dibawa air. Berikut ciri-ciri tanaman cabe Anda terkena layu fusarium.

  1. Tanaman cabe mulai layu dari bagian bawah.
  2. Anak tulang daun akan menjadi menguning.
  3. Jika infeksi berkembang, tanaman akan menjadi layu dalam waktu 2-3 hari setelah infeksi.
  4. Warna jaringan akar dan batang akan menjadi coklat.
  5. Tempat terjadinya luka tertutup hifa berwarna putih seperti kapas.
  6. Jika pertumbuhan tanaman sudah maksimum, tanaman masih dapat berbuah. Akan tetapi jika serangan telah mencapai batang, buah menjadi kecil dan rontok.

Baca Juga: Cara Memilih benih Cabe Agar Tanaman Cabe Sehat

Cara pengendalian penyakit layu pada tanaman cabe

Untuk mengendalikan penyakit layu dengan penyebab bakteri dan fusarium Anda membutuhkan langkah terpadu yang tepat. Langkah-langkah tersebut harus Anda mulai ketika pemilihan benih, pembibitan, pengolahan lahan dan perawatan. Berikut langkah-langkahnya secara detil.

Baca Juga: Cara Mengatasi Daun Keriting Pada Cabe Secara Alami Dan Kimia

A. Pengendalian penyakit layu bakteri

  1. Melakukan sanitasi dengan baik serta mencabut dan memusnahkan tanaman yang telah terinfeksi.
  2. Memperbaiki aerasi tanah agar tidak terjadi genangan air dan kelembaban yang terlalu tinggi. Langkah ini dapat Anda lakukan dengan membuat guludan setinggi 40-50 cm.
  3. Melakukan pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan inang bakteri Raistonia Solanacearum.
  4. Penurunan pH tanah dengan pemberian belerang pada area pertanaman.
  5. Menanam varietas cabe yang sehat dan tahan penyakit layu bakteri.
  6. Perendaman benih selama 6 jam dengan mikroba antagonis pf (Psedeumonas fluorencens) dengan dosis 20 ml/ltr air. Selain itu juga dapat dengan memanfaatkan Trichoderma spp dan Gliocladium spp. Aplikasinya pada kantong persemaian sebanyak 5 gram/kantong. Waktu aplikasinya 3 hari sebelum penananaman benih atau bisa juga bersamaan dengan penanaman benih.
  7. Apabila cara-cara pengendalian tersebut tidak dapat menekan serangan penyakit maka dapat menggunakan fungisida yang efektif sesuai anjuran.

Baca Juga: Cara Mencegah Penyakit Patek Pada Tanaman Cabe

B. Pengendalian layu fusarium

  1. Sanitasi dengan mengeradasi tanaman yang terserang kemudian mencabut dan memusnahkannya.
  2. Memperbaiki pengairan untuk mencegah tergenangnya air dan kelembaban yang tinggi dengan membuat guludan 40-50cm.
  3. Menggunakan benih yang sehat
  4. Melakukan pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan inang. Selain itu Anda juga harus memusnahkan gulma cyperus sebagai inang “perfect stage” dari cendawan.
  5. Memanfaatkan agensia hayati Trichoderma spp dan Gliocladium spp dengan mencampurkannya sebagai pupuk dasar dengan pupuk organik.
  6. Apabila cara ini tidak dapat menekan serangan penyakit maka gunakanlah fungisida efektif sesuai anjuran.

Baca Juga: 6 Hama Dan Penyakit Cabe Yang Sering Merugikan Petani

Itulah tips untuk mengatasi penyakit layu pada tanaman cabe Anda. Untuk merek fungsida tentunya ada banyak yang tersedia. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan fungisida dengan bahan aktif Trichoderma spp atau Gliocladium spp. Semoga bermanfaat.

Referensi artikel:

  1. SOP Budidaya Cabe Rawit. Departemen Pertanian Direktorat Jendral Holtikultura, Direktorat Budidaya Tanaman Sayuran & Biofarmaka, 2009.

Tinggalkan Balasan