Beranda » Cara Mencangkok Tanaman Yang Tepat Agar Cepat Tumbuh

Cara Mencangkok Tanaman Yang Tepat Agar Cepat Tumbuh

cara mencangkok tanaman

Bibit tanaman buah-buahan yang berasal dari biji saat ini memang mudah untuk Anda dapatkan. Selain membeli, Anda pun akan mudah untuk membuatnya sendiri. Akan tetapi bibit dari biji kadang memiliki sifat yang berbeda dari induknya. Oleh karena itu, mencangkok tanaman buah tersebut menjadi solusi yang paling tepat. Jika Anda menggunakan cara mencangkok tanaman buah yang tepat, tanaman Anda akan berpotensi mewarisi 100% sifat induknya.

Besar kemungkinan Anda akan melakukan perbanyakan tanaman untuk lebih mengembangkan usaha perkebunan Anda. Mencangkok mungkin menjadi solusi yang tepat bagi Anda yang telah memiliki pohon induk yang berkualitas baik. Atau bisa juga Anda mendapatkan pohon induk dari rekan maupun saudara Anda.

Apa itu mencangkok tanaman?

Mencangkok adalah teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan mengupas batang tanaman secara melingkar. Kemudian bekas kupasan tersebut dibungkus dengan sabut kelapa/ijuk/plastik yang didalamnya telah diisi tanah bercampur kompos/pupuk organik. Perbanyakan vegetatif sendiri memiliki arti perbanyakan atau perkembangbiakan tanpa melalui perkawinan.

Perbanyakan dengan cara mencangkok ini cocok untuk tanaman yang memiliki batang kayu. Tanaman tersebut biasanya berupa tanaman buah-buahan. Beberapa contoh tanaman yang dapat Anda cangkok antara lain mangga, jeruk, jambu biji, jambu air, belimbing, kelengkeng, atau beberapa tanaman hias.

Baca Juga : Manfaat Tanaman Porang, Tanaman export Berharga Tinggi

Keunggulan dan kelemahan mencangkok tanaman

Perbanyakan dengan cara mencangkok ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan cara perbanyakan yang lainnya. Akan tetapi juga memiliki kelemahan yang harus Anda perhatikan juga. Berikut keunggulan dan kelemahan perbanyakan dengan cara mencangkok:

A. Keunggulan mencangkok

  1. Mudah untuk Anda lakukan dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.
  2. Hasil bibit tanaman dapat mewarisi 100% sifat induknya.
  3. Tanaman akan tumbuh  tidak terlalu tinggi  sehingga cocok untuk Anda tanam pada pekarangan Anda.

B. Kelemahan mencangkok

  1. Percabangannya tidak lebar dan tidak kompak.
  2. Produktivitas buahnya terbatas.
  3. Tanaman tidak memiliki akar yang kuat karena tidak memiliki akar tunggang dan serabut akarnya tidak rimbun. Sehingga hasil tanaman akan mudah roboh.
  4. Tidak kuat menghadapi kekeringan saat musim kemarau.

Baca Juga : Gejala Kekurangan Dan Kelebihan Unsur Hara Mikro Dan Makro

Langkah-langkah cara mencangkok tanaman

A. Persiapan alat untuk mencangkok

  1. Pisau yang kuat dan tajam.
  2. Serabut kelapa, ijuk, atau plastik.
  3. Tali atau karet ban dalam bekas.
  4. Ember atau media lain untuk menampung air
  5. Kursi/tangga/steger, jika cabang yang akan Anda cangkok tinggi.
  6. Campuran tanah subur : pupuk kandang : serbuk gergaji, dengan perbandingan 1:1:1.

B. Langkah pencangkokan tanaman

  1. Pastikan cabang yang lurus dan cukup besar agar pohon cukup kuat untuk mandiri, diameter minimal 3 cm.
  2. Kerat pangkal cabang secara melingkar menggunakan pisau, lalu kerat sekali lagi. Keratan pertama dan kedua berjarak 5-10 cm.
  3. Buang kulit antara keratan tadi.
  4. Setelah kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan tidak licin lagi.
  5. Biarkan keratan selama 1-2 hari untuk memastikan bahwa kambiumnya sudah bersih.
  6. Ambil serabut kelapa/ijuk/plastik secukupnya lalu ikat bagian bawah terlebih dahulu.
  7. Bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk penampung. Isilah penampung tersebut dengan campuran tanah, pupuk kandang dan serbuk gergaji tadi. Anda harus memadatkan isian dengan cara menekan-nekannya.
  8. Ikat bagian atas penampung dan pastikan campuran tanah tadi tertutup dengan rapat.
  9. Buat lubang-lubang untuk pembuangan air dengan jarak 1 cm jika Anda menggunakan plastik sebagai mediannya.
  10. Siram air sampai menetes dari cangkokan.

Baca juga : Cara Membuat Pestisida Nabati Bawang Merah Dengan Mudah

Cangkokan akan keluar akar dalam waktu 4-6 minggu. Kemudian hasil cangkokan tersebut siap untuk Anda pisahkan dengan induknya. Anda juga harus menyiram cangkokan setiap padi dan sore hari.

Untuk memastikan bahwa cangkokan telah jadi, Anda dapat melihat jumlah akar yang keluar dari penampung. Biasanya akar tersebut sampai keluar menembus pembungkus atau penampung.

Jika kondisinya sudah memenuhi syarat maka potong hasil cangkokan untuk memisahkan dengan induknya. Akan lebih baik jika Anda memotong hasil cangkokan tersebut dengan menggunakan gergaji. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari tanaman induk dan hasil cangkokan agar tidak rusak.

Sebelum menanam tanaman hasil cangkokan tersebut Anda sebaiknya mengurangi daun dan ranting yang ikut menjadi bagian tanaman yang Anda cangkok. Sisakan beberapa lembar daun saja. Dan tanaman pun kini siap untuk Anda tanam ke lahan yang telah Anda persiapkan.

Baca Juga : Cara Ternak Jangkrik Dari Awal Sampai Panen Paling Mudah

Itulah teknik dan langkah-langkah mencangkok yang perlu Anda ketahui. Semoga artikel ini memberi tambahan wawasan bagi para pembaca sekalian yang sedang berencana untuk mencangkok tanaman. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sumber gambar cover : ugaoo.com

Referensi artikel : Buku Panduan Pertanian Alami (Heri Agus Setiawan 2019)

Tinggalkan Balasan