Beranda » Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala Yang Benar

Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala Yang Benar

cara membudidayakan tanaman buah pala

Buah pala (Myristica Fragans Houtt) merupakan tanaman rempah asli dari Indonesia, yakni kepulauan Maluku. Tanaman ini merupakan komoditi penting, bahkan sebelum Indonesia lahir. Dan rempah-rempah yang satu ini yang menjadi penyebab kedatangan bangsa Eropa ke nusantara. Semenjak dahulu masyarakat Indonesia telah mengenal cara membudidayakan tanaman buah pala ini. Meski masih dengan cara tradisional. Namun saat ini di era persaingan ini, cara budidaya tersebut perlu kita perbaiki. Sebab, dengan memperbaiki cara budidaya, hasil panen tanaman pala akan semakin maksimal, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Dan pada kesempatan kali ini, Tani Millenial akan menguraikan bagaimana cara membudidayakan tanaman buah pala ini. Agar kedepan para petani sekalian yang sedang melakukan budidaya tanaman ini dapat memperoleh tambahan referensi untuk meningkatkan produktivitas tanaman pala. Nah, berikut uraian lengkap budidaya pala tersebut.

1. Syarat tumbuh tanaman buah pala

Lahan merupakan salah satu yang paling pokok dalam mempengaruhi perkembangan tanaman pala. Dan untuk memperoleh hasil produktivitas tanaman pala yang maksimal, maka diperlukan tanah yang gembur dan subur. Lebih utama lagi jika tanah tersebut merupakan tanah vulkanis, memiliki kemiringan atau saluran air yang baik. Untuk lebih lengkapnya silahkan ada pada tabel berikut ini.

VariableAmat SesuaiSesuaiHampir sesuai
Ketinggian (m dpl)0-700700-900900
Curah hujan (mm/thn)2000-35001500-20001500-4500
Hari hujan (hari/thn)100-16080-100 atau 160-18080-180
Temperatur (derajat celcius)25-2820-2025 atau 31
Kelembaban nisbi (%)60-8055-6055 atau 85
DrainasiBaikAgak baik s/d baikAgak baik
Tekstur tanahBerpasirLiat (lempung) berpasirLiat
Kemasaman tanah (pH)NetralAgak masam/netral-

2. Cara pemilihan benih tanaman buah pala

Seperti pada budidaya tanaman pada umumnya, tanaman buah pala juga membutuhkan bibit yang berkualitas baik. Berikut ini persyaratan-persyaratan bibit tersebut berkualitas baik:

  1. Biji yang akan menjadi benih merupakan biji yang berasal dari buah petik matang.
  2. Untuk bentuk fisik biji yang baik yakni biji yang berwarna coklat tua mengkilap.
  3. Sedangkan berat biji tersebut berkisar antara 50 gram/biji.
  4. Serta biji tersebut merupakan biji yang bebas hama dan penyakit.

3. Persiapan lahan untuk penanaman buah pala

Sebelum melakukan penanaman bibit tanaman buah pala maka perlu untuk mempersiapkan kondisi lahan terlebih dahulu. Dan persiapan lahan tersebut adalah:

  1. Menanam pohon pelindung terlebih dahulu dengan jarak 20 x 20 m. Dan ketika akan menanam tanaman pala, maka kondisi pohon pelindung tersebut harus sudah baik.
  2. Mempersiapkan lubang tanam untuk tanaman pala dengan jarak 8 x 8 m atau 7 x 7m. Ketentuan mengenai lubang tanam tersebut adalah sebagai berikut:
    • Lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm.
    • Tanah lapisan atas dan bawah dipisahkan.
    • Diamkan lubang tersebut selama 2 x 4 minggu.
    • Kemudian kembalikan tanah lapisan bawah ke bagian bawah.
    • Campurlah tanah bagian atas dengan pupuk kandang dan kemudian kembalikan ke lubang tanam bagian atas.
    • Penanaman bibit dapat dilakukan setelah 2-3 minggu kemudian.
  3. Setelah lubang tanam siap, maka isilah lubang tanam tersebut dengan pupuk kandang/pupuk organik.

4. Penanaman tanaman buah pala

Langkah-langkah penanaman tanaman pala adalah sebagai berikut:

  1. Bibit yang akan ditanam telah berusia 1,5-2 tahun, dan ciri-ciri bibit yang bagus sebagai berikut:
    • Merupakan pohon betina,
    • Bentuk pohon piramidal
    • Tiap-tiap tangga cabang terdiri atas 2-4 cabang yang berhadap-hadapan,
    • Tinggi tanaman sekitar 75 – 100 cm.
  2. Setiap 10 pohon betina ditengah-tengahnya ditanami satu pohon jantan.
  3. Waktu penanaman sebaiknya pada awal musim penghujan.
  4. Cara menanamnya adalah dengan membuat lubang kecil seukuran polibag pada tengah lubang tanam.
  5. Penanaman sampai leher batang bibit buah pala.
  6. Lakukan penyiraman tanaman jika tidak ada air hujan.

5. Perawatan tanaman buah pala

Langkah-langkah perawatan tanaman buah pala adalah sebagai berikut:

a. Penyulaman bibit tanaman pala yang mati

Pengecekan tanaman yang terganggu atau mati sangat penting untuk dilakukan. Kemudian jika mendapatkan tanaman dengan kondisi tersebut segera lakukan penyulaman agar tanaman dapat seragam.

b. Penyiangan gulma dan tanaman pengganggu

Setiap 2-3 bulan sekali, lakukanlah penyiangan untuk membersihkan gulma dan tanaman pengganggu lainnya.

c. Pemangkasan tanaman buah pala

Untuk mengurangi kelembaban pada area tanaman, maka lakukanlah pemangkasan mulai saat tanaman berumur muda. Agar hama dan penyakit tidak menyerang karena kondisi lingkungan yang tidak lembab.

d. Pemupukan tanaman buah pala

Pemberian pupuk makro (N,P,K) adalah saat tanaman berusia 1 tahun. Sedangkan untuk dosis pemupukan dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Umur tanamanDosis Pupuk(kg/ha/tahun) 
(Tahun)NP2O5K2O
1202030
2-3404050
4-68080100
7-15100100150
>15120120150

6. Pengendalian hama dan penyakit

Produktivitas tanaman pala juga sangat dipengaruhi oleh cara pengendalian hama dan penyakit. Ada beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman ini. Berikut penjelasan lengkap mengenai hama dan penyakit tersebut.

a. Hama yang menyerang tanaman buah pala

    1. Oryzaephilus Mercator Faufel dan Areacerus Fasciculatus yakni hama yang sering menyerang pada biji pala. Selain itu ada hama lain Bartocera Hercules yang sering menyerang batang pala. Kemudian ada hama Dacynus sp yang menyerang buah pala.
    2. Hama penggerek batang. Hama ini dapat menyebabkan kerusakan yang sangat parah, bahkan mampu mematikan pohon yang telah berumur ratusan tahun. Pengendalian hama ini dapat dengan menutup lubang gerekan dengan kayu atau membuat lekukan pada kayu untuk membunuh hama tersebut. Cara pengendalian lainnya adalah dengan menggunakan obat racun serangga sistemik atau insektisida sistemik.
    3. Hama Gudang, hama ini menyerang pada buah pala saat berada di gudang. Cara penanggulanganya adalah dengan fumigasi dengan fungisida.

b. Penyakit yang menyerang tanaman buah pala

    1. Penyakit busuk kering. Penyebab penyakit ini adalah jamur Stigmina myrtaceaea. Jamur tersebut menyerang buah pala yang berumur 5-6 bulan ke atas. Pemberantasan penyakit ini adalah dengan fungisida.
    2. Penyakit busuk buah. Penyebab penyakit ini adalah jamur Collectotrichum gloesporioides penzig. Jamur tersebut menyerang pada buah pala. Sedangkan cara pemberantasannya adalah dengan menghilangkan sumber inokulum, mengurangi kelembaban dan menyemprot buah dengan menggunakan fungisida.
    3. Penyakit busuk layu bibit. Penyakit ini menyerang pada saat tanaman buah pala dalam fase pembibitan. Pencegahannya dapat dengan menyemprotkan fungisida secara rutin sebulan sekali. Selain itu bibit yang telah terserang harus segera dimusnahkan.

Itulah cara menanam tanaman rempah yang menjadi salah satu komoditi sejarah di Indonesia. Dan perlu anda ketahui bahwa pala dari Indonesia ini sangat terkenal di dunia internasional. Mereka sering menyebut pala Indonesia dengan nama Banda Nutmeg. Semoga artikel ini cara membudidayakan tanaman buah pala ini memberikan wawasan tambahan bagi anda sekalian, Salam Tani.

Baca juga: Cara Menanam Jahe Yang Benar Agar Panen Melimpah

Tinggalkan Balasan