Beranda » Cara Membuat Pupuk Mol Sayuran Untuk Perangsang Malai Padi

Cara Membuat Pupuk Mol Sayuran Untuk Perangsang Malai Padi

pupuk mol sayuran

Pupuk Mol atau mikroorganisme lokal sebenarnya dapat Anda buat dengan berbagai bahan organik yang ada. Pada kesempatan yang lalu, kami menuliskan pembuatan pupuk mol dengan nasi basiDan pada kesempatan kali ini, kami akan menuliskan cara membuat pupuk mol sayuran segar.

Pupuk Mol merupakan pupuk cair yang mengandung unsur hara mikro, makro, serta mikroba. Mikroba dalam pupuk ini berpotensi untuk menjadi bahan perombak organik, perangsang pertumbuhan, dan agen pengendali hama dan penyakit.

Baca Juga: Cara Membuat Pupuk Bokashi Jerami Mudah Dan Murah

Macam-macam pupuk mol dan manfaatnya

Pada dasarnya semua bahan organik dapat Anda olah menjadi pupuk mol. Yang paling penting bahan tersebut dapat menjadi media tumbuh bagi  mikroorganisme. Berikut ini ada beberapa macam pupuk mol yang biasa digunakan oleh petani:

  1. Yang pertama adalah pupuk Mol dari buah-buahan. Mikroorganisme lokal dari bahan ini dapat membantu membuat malai (bulir padi) agar lebih berisi.
  2. Mol dari daun galam (Gliricide spium) berfungsi untuk menyuburkan daun. Cara penggunaannya adalah dengan menyemprotkan saat tanaman berumur 30 hari.
  3. Selanjutnya pupuk Mol dari bonggol pisang. Pupuk Mol dari bonggol pisang ini berfungsi untuk bahan decomposer pada saat pembuatan pupuk kompos. Akan tetapi dapat juga menjadi penambah nutrisi bagi tanaman.
  4. Pupuk Mol dari sisa sayuran. Mol yang berasal dari sayuran atau sisa sayuran berfungsi untuk merangsang tumbuhnya malai padi (bulir padi).
  5. Mol rebung, untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Untuk tanaman padi, Anda dapat menggunakannya pada usia 15 hari.
  6. Pupuk Mol dari limbah dapur. Manfaatnya untuk memperbaiki struktur fisik, biologi dan kimia tanah. Cara menggunakannya adalah dengan menyemprotkan pada saat pengolahan tanah.

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Berbagai Bahan

Cara membuat pupuk mol dari sayuran

A. Bahan dan alat

  1. Kol, sawi, mentimun, bayam, dan kangkung 100 kg.
  2. Garam 5 kg (5% dari berat sayuran).
  3. Air cucian beras 10 liter (10% dari berat sayuran)
  4. Gula merah 2 ons
  5. Drum plastik ukuran 200 liter.
  6. Plastik transparan ukuran 1m².

Baca Juga: Manfaat Pupuk Organik Untuk Pertanian

B. Cara pembuatan pupuk mol

  1. Potong bahan-bahan tadi kecil-kecil kemudian masukan kedalam drum plastik.
  2. Pada saat memasukan kedalam drum plastik, setiap 20 cm taburi dengan garam secara merata.
  3. Tambahkan air cucian beras sebanyak 10 liter.
  4. Tutup rapat drum plastik dengan plastik transparan dan berilah air pada bagian atas hingga tampak cekung terisi air.
  5. Buka plastik penutup setelah 3-4 minggu. Cairan akan berwarna kuning kecoklatan dan baunya segar seperti tape.
  6. Tambahkan gula 2 ons kemudian aduk merata.

Baca Juga : Kandungan Pupuk Phonska Dan Cara Penggunaanya

Cara penggunaan

  1. Jika Anda ingin menggunakannya sebagai pupuk decomposer, ambil 1 ltr pupuk Mol + 10 ltr air + 2 Ons  gula. Aduk hingga merata. Kemudian siramkan campuran tersebut di atas bahan organik yang akan Anda komposkan.
  2. Untuk menyemprot tanaman:
    • Ambil larutan Mol 400 ml + 14 liter air bersih, aduk hingga merata.
    • Semprotkan pada tanaman atau tanah berkompos setiap pagi dan sore hari untuk menghindari sengatan matahari.
    • Untuk tanaman padi penyemprotan dapat Anda lakukan pada saat padi berumur 10, 20, 30, dan 40 hari setelah tanam.

Baca Juga: 5 Kesalahan Pemupukan Yang Bisa Bikin Gagal Panen

Tinggalkan Balasan