Beranda » Cara Membuat Bokashi Dari Kotoran Kambing Dengan Mudah

Cara Membuat Bokashi Dari Kotoran Kambing Dengan Mudah

cara membuat bokashi dari kotoran kambing

Pupuk bokashi merupakan salah satu solusi dari berbagai permasalahan petani dalam mengakses pupuk berkualitas. Dengan bahan-bahan yang murah dan melimpah disekitar Anda tentu akan memudahkan dalam mengadakan pupuk bokashi. Salah satu bahan yang dapat Anda gunakan adalah pupuk kotoran kambing. Cara membuat bokashi dari kotoran kambing ini pun mudah dan dapat Anda buat sendiri.

Pupuk bokashi juga menjadi solusi dari menurunnya kualitas lahan pertanian yang terjadi saat ini. Terobosan pupuk bokashi ini telah terbukti lebih mudah terurai dalam tanah dan tidak meninggalkan residu yang berbahaya bagi tanah. Akhirnya tanah Anda pun akan tetap subur dan hasil panen Anda akan tetap berkelanjutan.

Pengertian pupuk bokashi

Pupuk bokashi adalah pupuk organik hasil dari fermentasi bahan-bahan organik dengan memanfaatkan bantuan mikroorganisme pengurai. Hasil dari pupuk bokashi ini berupa pupuk padat yang telah terurai yang mengandung lebih banyak unsur hara makro dan mikro. Karena telah terurai, tanaman dapat langsung memanfaatkan unsur hara tersebut.

Jepang merupakan negara yang pertama kali mempopulerkan terobosan pupuk bokashi ini. Terminologi bokashi berasal dari bahasa Jepang yang artinya perubahan secara bertahap. Inovasi tersebut merupakan inovasi pembuatan pupuk organik dengan cepat dan efektif.

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Bokashi Jerami Mudah Dan Murah

Keunggulan pupuk bokashi

Pupuk bokashi memiliki berbagai keunggulan bagi tanaman, lahan, maupun bagi para petani. Keunggulan-keunggulan tersebut merupakan sisi positif yang akan semakin meningkatkan hasil panen dari budidaya pertanian. Berikut keunggulan pupuk bokashi tersebut:

  1. Bahan-bahan pembuatnya mudah dan murah.
  2. Proses pembuatan pupuk lebih cepat, efektif dan efisien.
  3. Kandungan haranya lebih tinggi daripada jenis pupuk organik lainnya.
  4. Pupuk bokashi memiliki kandungan hara yang telah terurai dan siap dimanfaatkan tanaman.
  5. Mengandung berbagai mikroorganisme yang menekan pertumbuhan patogen dalam tanah.
  6. Mampu memperbaiki kualitas tanah secara fisik, kimia, maupun biologis.

Baca Juga : Kegunaan Pupuk NPK Dan Efek Samping Bagi Tanaman

Manfaat pupuk bokashi dari kotoran kambing

Pupuk bokashi memiliki manfaat yang besar bagi tanah dan tanaman. Manfaat dari pupuk bokashi ini dapat bersaing dengan jenis pupuk lainnya, bahkan pupuk kimia. Berikut manfaat lengkap pupuk bokashi untuk tanah dan tanaman :

  1. Membantu dalam menggemburkan tanah, sehingga membuat tanah tidak lengket saat kondisi basah dan keras saat kondisi kering. Dengan pemberian bokashi tanah akan menjadi gembur dan dapat menyimpan air lebih lama.
  2. Membantu menghidupkan mikroba-mikroba dalam tanah. Mikroba-mikroba tersebut berguna untuk pembentukan bahan-bahan organik di dalam tanah.
  3. Memberikan unsur hara yang cukup bagi tanaman untuk proses pertumbuhannya.
  4. Membantu pertumbuhan akar sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan meningkakan hasil panen.
  5. Manfaat bagi petani adalah dapat lebih efisien dalam penggunaan biaya untuk pengadaan pupuk. Selain itu petani akan mendapatkan manfaat jangka panjang karena lahannya tetap subur.

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Cair Dari Tanaman Kacang-Kacangan

Cara membuat pupuk bokashi dari kotoran kambing

Anda dapat membuat pupuk bokashi dari berbagai bahan yang mudah Anda dapatkan. Mulai dari sisa panen, hijauan, maupun sisa kotoran ternak. Pada kesempatan kali ini Tani Millenial akan membahas cara membuat pupuk bokashi dari kotoran kambing. Pada pembahasan berikut jumlah volume pupuk bokashi adalah 1 (satu) ton. Untuk jumlah yang lebih kecil Anda dapat menggunakan perbandingan volume bahan. Sedangkan untuk waktu pembuatannya tetap sama.

Bahan-bahan

    1. Pupuk kotoran kambing yang telah kering 600 kg.
    2. Jerami atau sisa hijauan 200 kg.
    3. Serbuk gergaji/dedak 50 kg.
    4. Arang sekam 50 kg.
    5. Humus (top soil, berasal dari tanah hutan lebih baik) 100 kg.
    6. EM4 1 liter
    7. Molase 1 liter atau gula pasir 1 kg

Peralatan

    1. Parang atau alat pencacah lainnya.
    2. Sekop
    3. Karung goni/terpal/plastik
    4. Ember air.

Proses pembuatan pupuk bokashi dari kotoran kambing

    1. Pilihlah tempat fermentasi yang terlindung dari air hujan dan sengatan matahari langsung.
    2. Buatlah lubang persegi panjang dengan ukuran panjang 2 meter x lebar 1 meter x kedalaman 30-50 cm. Anda juga dapat membuat lubang dengan menyesuaikan lingkungan atau sesuai dengan kebutuhan.
    3. Cacah jerami dan hijauan kecil-kecil.
    4. Campurkan bahan-bahan organik yang telah Anda siapkan dan aduk hingga merata.
    5. Jika pH tanah Anda terlalu masam, Anda dapat menambahkan abu dan kapur pertanian untuk memperkaya kandungan hara pupuk bokashi.
    6. Encerkan larutan EM4, 1 liter EM4 campurkan dengan 200 liter air dan 1 liter molase/1 kg gula pasir.
    7. Siramkan campuran Em4 tersebut pada campuran bahan organik sambil diaduk merata.
    8. Atur kelembaban air 30-40%. Untuk memperkirakan kelembaban air, kepalkan campuran hingga menggumpal tapi tidak sampai mengeluarkan air. Apabila kelembaban air kurang tambahkan air secukupnya.
    9. Tutup rapat lubang fermentasi dengan terpal atau plastik. Diamkan hingga 7-14 hari. Yang perlu Anda ingat adalah suhu maksimal fermentasi adalah 45o Jika suhu lebih tinggi, buka dan aduk dengan cangkul kemudian tutup kembali.
    10. Setelah 14 hari, pupuk bokashi telah terbentuk dan dapat langsung Anda aplikasikan.

Tanda pupuk bokashi dari kotoran kambing berhasil Anda buat adalah :

  1. Adonan menjadi semakin lembut dan menyusut.
  2. Berat adonan lebih ringan daripada sebelumnya.
  3. Warna berubah menjadi coklat kehitaman dan tidak berbau.
  4. Tercium bau khas seperti tape.

Akan tetapi jika hasil adonan berbau busuk, itu artinya Anda gagal dalam membuat pupuk bokashi.

Cara menggunakan pupuk bokashi dari kotoran kambing

Cara menggunakan pupuk bokashi dari pupuk kandang ini sama seperti penggunaan pupuk organik pada umumnya. Anda juga dapat menggunakannya untuk berbagai komoditi pertanian yang sedang Anda budidayakan.

Sekian artikel cara membuat pupuk kali ini, semoga menambah wawasan bagi Anda dan selamat mencoba.

Baca Juga : 4 Bahan Pupuk Kompos Beserta Kandungan Haranya

sumber gambar cover ; materyalistceseyler.wordpress.com

Tinggalkan Balasan