Cara Budidaya Kelinci Bligon Paling Tepat Dan Menguntungkan

cara budidaya kelinci bligon
Rekomendasikan Artikel

Kelinci bligon adalah jenis kelinci hasil kawin silang yang boleh dikatakan kurang sempurna. Perkawinan silang tersebut tidak menggunakan metode khusus, sehingga kadang kala keturunan jenis kelinci ini kurang stabil. Kelinci jenis bligon ini sudah jauh berbeda dengan ras asli kelinci asli. Namun begitu, cara budidaya kelinci bligon ini merupakan yang paling mudah daripada jenis yang lainnya.

Perlu kita ketahui, bahwasanya kelinci bukan merupakan hewan asli Indonesia. Kelinci kebanyakan merupakan hewan yang berasal dari negara dingin semacam Eropa dan Amerika. Namun dengan berbagai penyesuaian maka kelinci hingga kini dapat berkembang di Indonesia.

Ada begitu banyak jenis ras kelinci yang saat ini telah ada di Indonesia. Setiap ras memiliki bentuk tubuh, bulu, atau sifat yang berbeda-beda. Kemudian ada banyak peternak yang bereksperimen untuk mengawinkan dua jenis kelinci yang berbeda dan sebagai hasilnya adalah kelinci jenis bligon.

Baca juga : Cara Penggemukan Sapi Dari Bakalan Hingga Panen

Perbedaannya dengan kelinci ras asli

Pada intinya kelinci jenis bligon memiliki perbedaan yang mencolok dengan kelinci ras. Akan tetapi untuk peternak awam mungkin akan kesulitan membedakannya karena belum terbiasa. Harga beli kelinci ini juga lebih murah dengan kelinci ras asli.

Jika Anda sedang memulai beternak kelinci, maka akan sangat penting mengetahui perbedaannya. Hal itu agar Anda tidak salah dalam memilih jenis kelinci yang Anda cari. Berikut beberapa perbedaan yang dapat Anda amati.

  1. Postur tubuh, biasanya postur tubuh kelinci jenis bligon lebih kecil daripada ras aslinya. Akan tetapi untuk mengetahuinya tentu saja Anda harus mengetahui postur kelinci ras asli agar dapat membedakannya.
  2. Bulu lebih kasar dan tidak rapi. Kelinci ras asli selalu memiliki bulu yang halus dan rapi, sedangkan kelinci bligon bentuk bulunya lebih kasar dan tidak rapi. Bulu terlihat tidak teratur.
  3. Memiliki warna bulu yang berbeda dengan indukannya. Warna bulu kelinci ras asli kadang menjadi ciri khas dari ras tersebut. Keturunannya juga akan memiliki warna bulu yang sama. Meski ada beberapa jenis kelinci yang memiliki warna yang berbeda-beda, akan tetapi perbedaan tersebut cukup teratur dengan pola tertentu.
  4. Keturunan yang tidak sama dengan induknya. Dengan mengawinkan dua jenis kelinci berbeda tanpa eksperimen laboratorium yang tepat, maka gen keturunan kelinci tersebut tidak stabil. Oleh karena itu, keturunannya pun kadang tidak sama dengan indukanya.

Baca Juga : Tips Ternak Sapi Limosin Agar Sukses

Cara budidaya kelinci bligon paling tepat

Secara kualitas, kelinci bligon jauh berbeda dengan kelinci ras asli. Jika Anda memelihara jenis kelinci ini seperti halnya kelinci ras asli, Anda tentu akan merugi. Sebab dari sisi harga jual, kelinci jenis ini memiliki harga yang lebih murah daripada ras asli.

Namun, kelinci campuran ini dikenal lebih mudah dalam perawatannya. Untuk peternak pemula, kelinci ini cukup cocok untuk diternakan. Cara beternak yang paling tepat adalah dengan sistem umbaran atau kandang bersama. Pakan kelinci tersebut juga yang murah, cukup rumput atau konsentrat dengan harga yang murah.


Rekomendasikan Artikel

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *