Beranda » Budidaya Ayam Potong? Begini tipsnya Untuk Pemula

Budidaya Ayam Potong? Begini tipsnya Untuk Pemula

budidaya ayam potong

Peternak ayam potong tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Selain karena kebutuhan daging ayam di Indonesia sangat tinggi, masyarakat juga gemar mengkonsumsinya . Hal ini menjadikan usaha budidaya ayam potong sebagai salah satu usaha yang banyak ditekuni. Jika Anda tertarik untuk mencoba bidang usaha ini, Anda harus mempunyai modal untuk memulainya.

Budidaya ayam potong atau pedaging bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan asalkan Anda menekuni dengan baik. Karena banyak contoh peternak ayam potong yang sudah sukses mengembangkan usaha ini. Bahkan sampai ada peternak yang kewalahan menuruti permintaan pasar yang semakin banyak. Potensi inilah yang bisa Anda jadikan sebagai pemicu untuk memulai usaha ayam ternak yang menguntungkan. Berikut ini cara ternak ayam potong yang bisa Anda coba sebagai pemula. Cara ini merupakan dasar yang perlu Anda lakukan agar ternak ayam potong bisa sukses.

1. Persiapan kandang budidaya ayam potong

Saat mempersiapkan kandang ayam sebaiknya memenuhi beberapa kriteria, seperti:

  1. kandang harus sesuai atau sebanding dengan jumlah ayam yang akan diternakkan. Misalnya jika Anda ingin mulai beternak dengan jumlah ayam 100 ekor. Maka dalam membuat kandang ukurannya sekitar 25 meter persegi.
  2. Selain itu, pastikan kandang ayam dalam keadaan selalu bersih, bukan berarti Anda harus membersihkannya setiap hari. Namun, hal yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihannya supaya penyakit tidak mudah datang. Anda dapat membuat kandang dengan lantai yang terbuat agak miring supaya mempermudah dalam membersihkan kandang.
  3. Pastikan juga kandang terdapat ventilasi udara yang cukup. Dan jangan lupa atap dan dinding kandang yang tertutup karena ayam jarang yang tahan dengan suhu dingin.

2. Persiapan alat

Ada beberapa peralatan yang harus Anda persiapkan, antara lain :

  1. Tempat makan,
  2. Tempat minum,
  3. Pemanas kandang atau lampu pijar,
  4. Serta pembersih kandang, bisa sapu, serok, dan alat lainnya sesuai kebutuhan kandang.

3. Membeli atau mencari bibit ayam

Bibit yang sehat harus terpenuhi, sebab bibit yang sehat akan mempengaruhi berhasil tidaknya usaha ternak ini. Kriteria ayam yang sehat itu, seperti :

  1. Memiliki kelincahan,
  2. Bulunya terlihat sehat,
  3. Tidak ada cacat yang terlihat,
  4. Berat badannya sesuai dengan umurnya, dan lain sebagainya.

4. Pemenuhan gizi untuk ayam potong

Masalah gizi bisa Anda perhatikan dari pemberian makanan dan minuman yang. Agar ayam memenuhi kebutuhan gizi, berikan pakan khusus untuk ayam potong atau pedaging setiap hari dengan jumlah takaran yang sesuai dengan jumlah ayam dalam kandang.

5. Pemasaran ayam potong siap jual

Setelah ayam potong sudah siap untuk dipasarkan dan memiliki kriteria untuk dijual, sebaiknya Anda langsung menjualnya. Hal ini dilakukan agar mengurangi beban pakan nantinya. Cara pemasaran, Anda bisa menghubungi jasa pemotongan ayam, atau pembeli, atau tengkulak ayam yang akan datang secara langsung untuk membelinya. Jika usaha Anda sudah meningkat, Anda bisa melakukan jual beli secara online agar usaha Anda bisa dikenal di berbagai daerah. Akan tetapi, hal ini harus kalian lakukan setelah memiliki stok yang banyak, karena biasanya akan ada banyak permintaan. Jika belum memiliki stok yang memadai, sebaiknya lakukan pemasaran langsung ke pembeli atau tengkulak.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai usaha ternak ayam potong. Semoga berhasil.

Baca juga: 6 Jenis Ras Ayam Lokal Yang Ada Di Indonesia

Tinggalkan Balasan