Beranda » Berkebun Di Lahan Sempit, Ini Tipsnya Agar Sukses!

Berkebun Di Lahan Sempit, Ini Tipsnya Agar Sukses!

berkebun di lahan sempit

Memiliki lahan sempit tentu sayang jika terlantar begitu saja. Tidak ada salahnya kemudian kita jadikan kebun untuk menanam berbagai jenis tanaman. Terlebih lagi berkebun di lahan sempit bukan berarti tidak akan menghasilkan nilai ekonomi yang rendah. Jika kita memiliki keterampilan dan keuletan, tentu saja lahan sempit tersebut akan menjadi sumber penghasilan yang lumayan.

Jika kita memiliki modal yang besar, maka menerapkan metode pertanian vertikal seperti di negara maju bukan menjadi persoalan rumit. Namun akan berbeda jika modal kita pas-pasan saja. Lantas apa saja yang bisa kita lakukan untuk memanfaatkan lahan sempit tersebut? Simak tips Tani Millenial untuk berkebun di lahan sempit tersebut berikut ini.

1. Menanam dengan tumpang sari pada lahan sempit tersebut

Metode tumpang sari atau polikultur ini merupakan metode penanaman dengan beberapa jenis tanaman. Memang terlihat lucu jika memiliki lahan sempit kemudian metodenya memakai tumpang sari. Namun begitu jika kita melihat harga komoditi yang sering naik turun, maka metode tumpang sari menjadi salah satu cara ampuh untuk mengatasinya.

Dengan menggunakan metode tumpangsari maka kita akan terselamatkan jika salah satu komoditi harganya tiba-tiba turun. Selain itu, kita bisa menanam tanaman yang sekiranya bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Misalkan saja menanam bumbu-bumbuan semacam sereh, bawang, atau cabe. Jika tak laku, bisa kita gunakan untuk suplai kebutuhan sehari-hari.

2. Memilih jenis tanaman yang memiliki jangka panen pendek

Dengan jangka waktu yang pendek, kita dapat menanami lahan beberapa kali dalam setahun. Hal tersebut untuk mengatasi agar tidak terlalu lama dalam menunggu hasil perkebunan yang mungkin dapat mengganggu perekonomian kita.

Jenis tanaman pun harus kita pilih sedemikian rupa. Tanaman sayuran mungkin menjadi tanaman yang memiliki jangka panen yang pendek.

3. Menanam komoditi yang memiliki harga tinggi

Dengan harga komoditi yang tinggi, lahan sempit pun akan menghasilkan nilai ekonomi yang lumayan besar. Namun juga jenis tanamannya pun harus sesuai dengan kondisi lahan. Setidaknya tanaman tidak terlalu memakan banyak tempat.

Ada beberapa tanaman yang sebenarnya bisa menjadi pilihan. Sebagai contoh vanili dan lada. Kedua jenis tanaman ini cukup ringkas dan tidak memakan banyak tempat. Namun harga komoditi tersebut cukup tinggi.

4. Menjadikanya lahan yang sempit sebagai tempat pembibitan

Kebutuhan akan bibit tanaman petani cukup tinggi. Dan tentu saja pembibitan tidak memerlukan lahan yang begitu luas. Dengan lahan yang minim pun pembibitan sudah dapat dilakukan.

Ada banyak ide pembibitan ini yang dapat dicoba. Pembibitan tanaman tahunan, tanaman buah, atau tanaman holtikultura. Namun tentunya bibit tersebut harus memiliki kualitas yang baik.

5. Berkebun tanaman hias

Tanaman hias menjadi tren saat ini. Bahkan sasaran pasarnya juga sangat luas, dengan berkembangnya minat untuk menghias rumah. Di perkotaan kebutuhan tanaman ini sangat tinggi.

Kemudian, dengan tipe tanaman hias yang tidak terlalu membutuhkan banyak ruang ini anda tentu bisa memanfaatkannya untuk lahan sempit anda. Ada berapa ide yang dapat dilakukan, yakni pembibitan atau juga pembentukan seperti pembuatan bonsai.

Itulah 5 tips yang dapat anda coba untuk memanfaatkan lahan sempit yang anda miliki. Sayang bukan jika lahan tersebut hanya terlantar begitu saja? Jika dapat memanfaatkannya dengan baik tentu akan memberikan nilai tambah untuk anda. Semoga bermanfaat, Salam Tani.

Baca juga: Cara Menanam Jahe Yang Benar Agar Panen Melimpah

Tinggalkan Balasan