Beranda » 6 Negara Penghasil Beras Terbanyak Dunia

6 Negara Penghasil Beras Terbanyak Dunia

Dengan pertumbuhan populasi dunia yang meningkat setiap tahunnya, menyebabkan kebutuhan bahan makanan pokok yang ikut meningkat. Begitu juga dengan kebutuhan beras yang kita konsumsi setiap harinya. Oleh karena itu, negara penghasil beras memerlukan strategi dan teknologi baru untuk meningkatkan hasil panen padinya.

Saat ini, China dan India dianggap sebagai negara penghasil beras tertinggi di dunia. Hasil padi kedua negara ini memiliki jarak yang cukup signifikan dengan peringkat 3 penghasil beras terbesar, yakni Indonesia. Data statista.com mengatakan, pada tahun 2019 China menghasilkan 209,6 Juta Ton beras. Kemudian India mengikutinnya dengan menghasilkan 177,65 Juta Ton beras. Sedangkan Indonesia berada di peringkat 3 dengan produksi sebesar 54,6 Juta Ton beras.

Pada kesempatan kali ini, Tani Millenial akan mengulas 6 negara yang menjadi produsen beras/padi terbesar di dunia. Seperti apakah kondisi di negara-negara tersebut? Simak ulasan berikut ini.

6. Thailand (28,36 Juta Ton)

Thailand menjadi negara ke enam penghasil beras terbesar di dunia. Negara ini memiliki luas lahan 10.834,50 ha pada tahun 2014 (sumber). Dan hampir semua wilayah provinsi di Thailand menanam padi. Dan menariknya, Thailand dari tahun ke tahun menambah luas lahan persawahannya.

Di Thailand, beras dan komoditi pertanian lain telah menyumbang devisa negara 12,4 % pada tahun 2010. Meski menghasilkan devisa yang cukup rendah, namun pertanian di negara ini telah memperkerjakan 42 % dari total angkatan kerja.

5. Vietnam (43,45 Juta Ton)

Negara berikutnya yang menjadi penghasil beras terbanyak adalah Vietnam. Meski negara ini memiliki luasan sawah yang lebih kecil daripada Thailand, namun hasil panen beras Vietnam lebih tinggi. Vietnam hanya memiliki luasan sawah sebanyak 7,9 juta hektar, namun hasil panen per hektarnya mencapai 5,41 ton/ha.

Di Vietnam padi memberikan kontribusi sebesar 30% dari nilai total komoditas pertanian. Sedangkan daerah penghasil padinya adalah Delta Mekong di bagian selatan dan Thanh Hóa di utara.

4. Bangladesh (54,58 Juta Ton)

Bangladesh merupakan negara dari asia selatan yang menjadi penghasil beras terbesar ke empat dunia. Pada tahun 2010 luas lahan sawah di Bangladesh mencapai 12 juta hektar. Oleh karena itu hasil panen padi pun meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.

Bangladesh telah meningkatkan produksi berasnya selama bertahun-tahun. Dan saat ini mereka termasuk negara yang berswasembada beras. Mereka tidak hanya mengurangi impor beras saja, namun saat ini mereka telah mengekspor beras ke negara lain.

3. Indonesia (54,6 Juta Ton)

Indonesia merupakan negara penghasil beras terbesar ketiga di dunia. Namun predikat itu juga sebanding dengan predikat konsumen terbesar di dunia. Sedangkan untuk luas lahan sawah di Indonesia seluas 7.463.948 hektare. Sedangkan lahan persawahan tersebut mewakili 24% lahan pertanian di Indonesia.

Saat ini penghasil beras di Indonesia masih terfokus di pulau Jawa dan Sumatra. Provinsi Jawa Timur memiliki lahan terluas dengan luasan 1,2 juta hektar. Kemudian disusul Jawa Tengah dengan 1.049.661 hektar dan Jawa Barat dengan 928.218 hektare.

2. India (177,65 Juta Ton)

negara penghasil beras

Sumber: theprint.in

India merupakan negara dari Asia Selatan yang menjadi penghasil beras terbesar ke 2 di dunia. Meskipun begitu, produksi beras di India dikatakan masih cukup rendah. Hasil produksi mereka hanya sebesar 2,85 ton/ha. Sedangkan mereka memiliki lahan sawah seluas 43 juta hektare.

Benggala Barat, Uttar Pradesh, Andhra Pradesh, Punjab, Tamil Nadu, Orissa, Bihar, dan Chhattisgarh, merupakan negara bagian yang menjadi penghasil utama di India. Mereka memasok produksi beras sebesar 75% produksi beras di negara tersebut.

1. Tiongkok (209,6 Juta Ton)

Tiongkok merupakan salah satu negara dengan luas daratan terbesar di dunia. Populasi manusia di negara ini juga merupakan yang terbesar di dunia. Dan negara ini merupakan penyumbang 30% produksi dan konsumsi dunia. Sedangkan luasan sawah di negara ini sekitar 30 juta hektare.

Meskipun luasan lahan persawahan di Tiongkok menurun dari tahun ke tahun, namun produksi mereka tetap meningkat. Bahkan pada tahun 2014 mereka mampu menghasilkan rata-rata 6,5 ton/hektar. Saat ini mereka menargetkan untuk meningkatkan hasil panen hingga 12 ton/hektare.

Itulah 6 negara yang menjadi penyumbang makanan pokok bagi manusia. Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia, tentu kebutuhan pangan juga akan terus meningkat. Itu artinya pertanian padi ini tetap akan dibutuhkan di masa yang akan datang. Salam Tani.

Baca Juga: Tujuan Pertanian Berkelanjutan Yang Wajib Diketahui

Tinggalkan Balasan