Beranda » 3 Jenis Pupuk Organik Yang Menjadi Pembenah Tanah

3 Jenis Pupuk Organik Yang Menjadi Pembenah Tanah

jenis pupuk organik

Pupuk organik merupakan pupuk yang tersusun dari makhluk hidup, seperti kotoran hewan, sisa pelapukan tumbuhan, atau kotoran manusia. Sedangkan bentuknya terdiri dari pupuk organik cair dan pupuk organik padat. Pupuk organik memiliki manfaat yang sangat besar, yakni sebagai pembenah tanah baik secara fisik, kimia maupun biologis.Para petani biasanya menggunakan beberapa jenis pupuk organik. Perbedaan tersebut terletak pada materi yang menyusun pupuk tersebut.

Pada kesempatan kali ini, Tani Millenial akan menjelaskan jenis pupuk organik tersebut secara lengkap pada uraian di bawah ini.

1. Pupuk Kandang

Pupuk kandang ini merupakan pupuk yang berasal dari kotoran binatang atau hewan peliharaan. Sedangkan untuk jenis hewan yang kotoranya sering dijadikan pupuk pun bermacam-macam. Biasanya merupakan hewan ternak besar maupun peternakan unggas yang sering dalam jumlah besar. Secara umum para petani sering menggunakan jenis kotoran dari ternak kambing, sapi, ayam pedaging, ayam petelur, burung puyuh, dsb, menjadi pupuk organik.

Pupuk kandang menghasilkan kandungan hara yang berbeda-beda. Namun secara umum, pupuk kandang setiap ton menghasilkan 5 kg (N), 3 kg P2O2, dan 5 kg K2O serta unsur-unsur essensial lain dengan jumlah yang relatif lebih kecil (Hardjowigeno, 2003).

Agar hasilnya maksimal, sebelum menggunakan memang perlu untuk memproses pupuk ini terlebih dahulu. Setidaknya sebelum menggunakannya untuk mendiamkan pupuk ini dalam beberapa bulan terlebih dahulu. Hal tersebut untuk menghilangkan bibit penyakit dan zat-zat berbahaya lainnya.

2. Pupuk Hijau

jenis pupuk organik

Sumber: saga.co.uk

Dalam sejarah penggunaan pupuk organik, manusia menggunakan pupuk hijau sebelum mengenal jenis pupuk lainnya. Jadi, pupuk hijau merupakan pupuk organik tertua. Sedangkan pengertian pupuk hijau adalah pupuk organik yang berasal dari tanaman/tumbuhan atau berupa sisa hasil panen. Cara menggunakannya adalah dengan membenamkan langsung waktu masih hijau atau setelah di komposkan.

Untuk menggunakan pupuk jenis ini memang memerlukan beberapa persyaratan khusus. Untuk membuatnya kita harus memilih tumbuhan/tanaman harus mengandung unsur hara yang tinggi. Tanaman legum merupakan jenis utama yang bisa menjadi sumber dari pupuk hijau. Meskipun dapat juga menggunakan tanaman non legum seperti tanaman jagung, ubi-ubian, jerami padi, dan lain-lain.

Selain tanaman sisa hasil panen pun sangat baik untuk digunankan. Sebab, sisa hasil panen merupakan sumber hara yang paling ekonomis. Selain itu, dengan menggunakan pupuk dari sisa hasil panen, pemberiannya akan bepeluang untuk lebih berkelanjutan. Sedangkan sisa hasil panen juga mengandung unsur hara yang cukup tinggi.

3. Pupuk Kompos

jenis pupuk organik

Sumber: realtor.com

Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari limbah baik organik maupun non organik, dedaunan, kotoran hewan yang diproses menggunakan bakteri pengurai. Bahan-bahan tersebut setelah melalui proses dekomposisi oleh mikroorganisme pengurai akan mampu dimanfaatkan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah.

Di lingkungan alam terbuka, pengomposan bisa terjadi dengan sendirinya. Dengan melalui proses alami, bahan-bahan kompos tersebut lama-kelamaan akan membusuk karena adanya kerja sama antara mikroorganisme dengan cuaca. Selain dengan proses tersebut manusia juga bisa mempercepatnya dengan menambahkan mikroorganisme pengurai.

Jika pupuk daun merupakan pupuk organik tertua, maka pengomposan merupakan proses pengolahan pupuk tertua. Saat ini proses pengomposan telah menjadi kunci teknologi untuk mendaur ulang limbah pemukiman dan perkotaan. Di Indonesia, para petani tradisional telah sejak lama mempraktekan pembuatan kompos ini meskipun tidak ada catatan sejarah yang menceritakan hal tersebut.

Dengan banyaknya lahan kritis saat ini, maka menggunakan pupuk organik merupakan hal yang wajib saat ini. Sebab dengan menggunakan jenis pupuk tersebut lahan pertanian akan kembali produktif. Sedangkan untuk jenis pupuk mana yang akan digunakan tentunya dengan menyesuaikan dengan kondisi sekitar atau memilih dari segi keekonomisannya. Salam Tani.

Baca juga: Manfaat Pupuk Organik Untuk Pertanian

Tinggalkan Balasan