Beranda » 13 Unsur Hara Essensial dan Manfaatnya Untuk Tanaman

13 Unsur Hara Essensial dan Manfaatnya Untuk Tanaman

Untuk tumbuh dan berkembang, tanaman membutuhkan 13 unsur hara essensial. Unsur-unsur ini keberadaannya mutlak harus ada. Jika kekurangan salah satu saja, pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan terganggu. Sebab, setiap jenis unsur hara memiliki peran dan fungsi berbeda. Dan tiap satu jenis unsur hara memiliki peran yang berbeda dengan jenis yang lainnya. Sedangkan untuk jumlah kebutuhan dari tiap jenis usur hara, tanaman membutuhkan jumlah yang berbeda-beda.

Secara garis besar, 13 unsur hara essensial ini dibagi menjadi 2 kelompok besar. Pembagian ini disesuaikan dengan jumlah kebutuhan yang diperlukan tanaman. Yang pertama, unsur hara makro dengan kebutuhan tanaman jumlah yang lebih banyak. Dan yang kedua adalah unsur hara mikro dengan kebutuhan yang lebih kecil. Secara lebih rinci, Tani Millenial akan menjelaskan unsur-unsur tersebut dalam ulasan berikut ini:

Unsur Hara Makro

Tanaman membutuhkan unsur hara makro dalam jumlah yang relatif lebih besar. Meskipun unsur ini tersedia di alam, namun jumlahnya masih kurang dan memerlukan penambahan. Untuk menambah unsur ini, biasanya dilakukan dengan pemberian pupuk. Unsur hara makro ini terdiri dari enam unsur, yang akan kami jelaskan dibawah ini:

13 unsur hara essensial

Sumber: steemit.com

1. Nitrogen (N)

Nitrogen merupakan unsur murni di dalam tanah yang menyusun 78,1 % dari volume atmosfer. Tumbuhan menggunakan Nitrogen dalam bentuk amonia. Bagi tumbuhan, Nitrogen merupakan unsur utama untuk pertumbuhan, terutama untuk pertumbuhan vegetatif. Dan berikut manfaat Nitrogen secara lebih rinci:

  1. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
  2. Sebagai unsur yang menyehatkan daun dan  memperlebar daun dengan warna yang lebih hiau.
  3. Untuk meningkatkan kadar protein dalam tubuh tanaman, dan
  4. Untuk meningkatkan perkembangan mikroorganisme dalam tahaj yang akan membantu perombakan bahan organik.

2. Fosfor (P)

Fosfor merupakan unsur alam yang tidak ditemukan dalam bentuk bebas. Unsur ini terdapat dalam batuan fosfat anorganik dan dalam semua sel hidup. Fosfor merupakan unsur penting dalam makhluk hidup, termasuk tumbuhan. Secara lebih rinci, manfaat fosfor kan kami jelaskan berikut ini:

  1. Untuk mempercepat pertumbuhan akar semai.
  2. Sebagai unsur yang mampu mempercepat pertumbuhan tanaman muda menjadi tanaman dewasa.
  3. Untuk mempercepat pembungaan dan pemasakan buah, dan
  4. Mampu meningkatkan produksi biji-bijian.

3. Kalium (K)

Setiap hasil panen, mengandung zat Kalium hingga 2% dari berat panen. Hal itu menjadi bukti jika kalium merupakan unsur yang penting bagi tanaman. Dan secara lebih rinci, berikut manfaat Kalium untuk tumbuhan:

    1. Sebagai pemindahan gula pada pembentukan pati dan protein.
    2. Untuk membantu proses membuka dan menutup stomata daun (mulut daun).
    3. Menambah efisiensi penggunaan air (tanaman lebih tahan terhadap kekeringan).
    4. Untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.
    5. Sebagai unsur yang mampu memperkuat tubuh tanaman supaya daun, bunga, dan buah tidak rontok.
    6. Untuk memperkeras bagian kayu dan jerami tanaman.
    7. Dapat memperbaiki ukuran dan kualitas buah pada masa generatif dan menambah rasa manis pada buah, dan
    8. Sangat dibutuhkan oleh tanaman yang memproduksi karbohidrat.

4. Kalsium (Ca)

Kalsium merupakan unsur enssensial berikutnya yang memiliki peran penting bagi tumbuhan. Unsur ini diperlukan dalam berbagai peranan dalam struktrur dinding dan membran sel. Sedangkan fungsi utama kalsium adalah sebagai penyeimbang kation untuk anion-anion organik dan anorganik dalam vakuola dan konsentrasi Ca. Dan secara lebih luas, manfaat kalsium untuk tanaman adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai penetral asam-asam organik yang dihasilkan pada proses metabolisme.
  2. Untuk menetralkan tanah asam (pH) dan menguraikan bahan organik.
  3. Berperan dalam pengisapan air oleh akar dalam tanah.
  4. Sebagai penawar keracunan dalam tanaman.
  5. Untuk mencegah terbentuknya bagian buah yang pahit dan mencegah retaknya kulit buah, dan
  6. Mampu memperkuat batang padi (jerami)

5. Magnesium (Mg)

Tanaman membutuhkan Magnesium dalam proses fotosintesis. Jika tanaman kekurangan zat ini, maka daun akan berwarna kuning. Oleh sebab itu, Magnesium menjadi unsur yang wajib tersedia untuk tanaman. Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan manfaat magnesium untuk tanaman:

  1. Sebagai pembentuk warna hijau pada daun (klorofil).
  2. Untuk mengatur penyerapan unsur lain, seperti fosfor (P) dan Kalium (K).
  3. Sebagai perangsang pembentukan lemak dan minyak.
  4. Membantu pemindahan pati dan distribusi fosfor (P) di dalam tanaman, dan
  5. Untuk mengaktifkan berbagai jenis enzim dalam tanaman.

6. Belerang (S)

Belerang merupakan unsur utama setelah Nitrogen dalam proses pembentukan protein. Keberadaan unsur ini sangat membantu bagian tanaman yang sedang tumbuh seperti pucuk, akar dan anakan. Berikut manfaat lengkap belerang untuk tanaman:

  1. Ikut berperan dalam pembentukan hijau daun (Klorofil)
  2. Mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan jamur.
  3. Untuk membentuk senyawa minyak yang menghasilkan aroma, seperti pada bawang merah, bawang putih dan cabe.
  4. Sangat membantu pembentukan bintil akar pada tanaman kacang-kacangan.
  5. Mengaktifkan enzim yang membentuk papain pada pepaya.
  6. Dapat menurunkan pH tanah alkali (Basa).
  7. Mengendalikan konsentrasi garam yang terlalu tinggi pada tanah salin, dan
  8. Membantu perbaikan sifat fisik tanah.

Unsur Hara Mikro

Tanaman membutuhkan unsur hara mikro dalam jumlah yang relatif lebih kecil. Namun secara manfaat, unsur-unsur ini tetap tidak bisa tergantikan. Meskipun pemberian unsur hara makro telah cukup atau lebih banyak. Unsur hara mikro ini terdiri dari tujuh unsur yang ada di alam. Berikut ulasan lengkap beserta manfaatnya dari unsur-unsur tersebut:

13 unsur hara essensial

Sumber: Pixabay

1. Seng (Zn)

Tanaman yang kekurangan Seng biasanya akan mengalami kekerdilan dan ada bagian daun yang transparan. Hal itu membuktikan dampak kekurangan zat ini yang sangat siginifikan bagi tanaman. Dan unsur seng ini memiliki peran penting dalam penyusun struktur banyak jenis enzim pada jalur biokimia yang penting. Sedangkan manfaat seng untuk tanaman adalah sebagai berikut:

  1. Berperan dalam proses foto sintesis dan pengubahan gula menjadi pati.
  2. Berhubungan dengan metabolisme protein dan metabolisme auksin.
  3. Membantu pembentukan polen.
  4. Sebagai perawatan integritas membran biologis, dan
  5. Menambah ketahanan terhadap infeksi oleh patogen tertentu.

2. Besi (Fe)

Tanaman yang kekurangan zat besi akan muncul warna kuning diantara tulang daun. Kemudian menjadi putih, daun gugur, dan bagian pucuknya mulai mati. Oleh karena itu zat Besi merupakan unsur essensial yang ketersediaanya mutlak harus ada dan tercukupi. Dan berikut manfaat dari zat besi tersebut untuk tanaman:

  1. Berperan penting dalam pembentukan hijau daun (Klorofil).
  2. Membantu pengurangan sulfat dan nitrat
  3. Sebagai zat yang membantu peredaran oksigen ke seluruh akar, daun dan bagian tanaman lainnya.

3. Mangan (Mn)

Mangan merupakan zat essensial yang menjadi aktifator berbagai enzim. Fungsi enzim tersebut adalah berperan dalam proses perombakan karbohidrat dan metabolisme. Sedangkan tanaman yang kekurangan mangan gejalanya hampir mirip dengan kekurang Fe (Zat Besi). Sedangkan untuk manfaatnya adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai penyumbang utama berbagai sistem biologis tanaman, termasuk fotosintesis, respirasi, dan asimilasi nitrogen.
  2. Berperan dalam perkecambahan dan pertumbuhan tabung serbuk sari.
  3. Untuk memperpanjang sel akar, dan
  4. Menambah ketahanan akar terhadap patogen berbahaya.

4. Boron (B)

Boron merupakan zat penting yang memiliki faktor penting dalam pertumbuhan tanaman. Sedangkan kekurangan boron akan menyebabkan kualitas buah menjadi kurang baik. Dan berikut manfaat Boron untuk tanaman:

  1. Tanaman membutuhkannya untuk pembentukan sel.
  2. Untuk membantu perkembangan bunga dan buah.
  3. Mengatur kebutuhan air dalam biji.
  4. Mempengaruhi penyerapan nutrisi lain, seperti kalium, nitrogen dan kalsium

5. Molibdenum (Mo)

Molibdenum merupakan nutrisi mikro penting yang dibutuhkan oleh tanaman. Meski jumlah yang dibutuhkan kecil, namun jika kekurangan akan berdampak cukup signifikan. Kekurangan molibdenum akan menyebabkan munculnya warna kuning diantara tulang daun, kemudian daun menggulung, keriput dan mengering. Berikut manfaat lengkap dari zat molibdenum ini:

  1. Berperan dalam penyerapan, pengikatan dan asimilasi Nitrogen.
  2. Secara tidak langsung berperan dalam produksi asam amino dan protein.
  3. Mampu mengubah fosfor anorganik menjadi organik dalam tanaman.

6. Khlor (CI)

Meski kekurangan akan zat ini sangat jarang dilaporkan, namun khlor merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tanaman. Pada beberapa tanaman, gejala kekurangan zat ini terdapat pada akar dan daun. Dan manfaat dari zat ini adalah sebagai berikut:

  1. Tananaman sangat membutuhkan zat ini dalam proses fotosintesis.
  2. Berkaitan langsung dengan tekanan osmosis di dalam sel tanaman.

7. Tembaga (Cu)

Tanaman yang kekurangan zat tembaga biasanya tanaman menjadi kerdil dan memiliki pewarnaan yang buruk. Tanda-tanda lain dari kekurangan zat ini seperti daun menguning, daun tua gugur atau warna daun pada ujungnya memutih. Secara umum, zat ini sangat diperlukan oleh tanaman agar perkembangannya baik. Dan berikut manfaat ketersediaan zat tembaga yang cukup:

  1. Mengaktifkan enzim dalam penyimpanan cadangan makanan.
  2. Menjadi katalisator dalam proses pernapasan dan perombakan karbohidrat.
  3. Salah satu elemen dalam pembentukan vitamin A.
  4. Secara tidak langsung berperan dalam proses pembentukan klorofil.

Seperti yang telah dijelaskan diatas,13 unsur hara essensial memiliki peran penting bagi tanaman dan tidak dapat digantikan. Namun, andai di lapangan ada kekurangan akan zat tersebut hal itu sangat wajar. Setiap unsur hara tersebut akan ikut hilang bersamaan dengan tanaman yang telah dipanen. Sebagai solusinya adalah dengan menambah zat tersebut agar ketersediaan 13 unsur hara essensial tersebut memadai.

Baca Juga: Tujuan Pertanian Berkelanjutan Yang Wajib Diketahui

Tinggalkan Balasan