Beranda » 10 Tanaman Bahan Pestisida Organik Yang Di Sekitar Anda

10 Tanaman Bahan Pestisida Organik Yang Di Sekitar Anda

tanaman bahan pestisida organik

Pestisida kimia menjadi penyumbang terbesar dalam pencemaran lingkungan. Penggunaan pestisida kimia sering mengancam keamanan hasil panen, lingkungan, hewan peliharaan, dan manusia. Oleh karena itu pestisida organik menjadi salah salah satu alternatif yang dapat Anda gunakan. Ada berbagai jenis tanaman bahan pestisida organik yang dapat Anda temukan di sekitar lingkungan Anda.

Bahan pestisida organik merupakan bahan yang sangat ramah lingkungan. Penggunaan pestisida organik sebenarnya sudah semenjak dahulu oleh para petani senior. Mereka menggunakan jenis tumbuhan tertentu untuk mengusir dan mengatasi hama tanaman. Sampai sekarang daerah-daerah yang masih mempertahankan budaya lokal masih menggunakan sistem tersebut.

Apa itu pestisida organik?

Pestisida organik adalah obat atau ramuan pengusir hama yang terbuat dari bahan-bahan alami baik bagian tanaman atau bahan-bahan lainnya. Bahan-bahan tersebut banyak terdapat di alam bebas dengan harga yang murah, ramah lingkungan, serta aman bagi manusia.

Ada berbagai cara untuk membuat pestisida organik ini. Dengan menumbuk, merendam, mengeringkan, dan sebagainya. Cara pembuatan tersebut berdasarkan kegunaan dari pestisida tersebut (dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut).

Baca Juga : 6 Hama Dan Penyakit Cabe Yang Sering Merugikan Petani

Keuntungan penggunaan jenis tanaman bahan pestisida organik

Seperti penjelasan sebelumnya, penggunaan pestisida organik merupakan cara yang ramah lingkungan dan aman bagi manusia. Selain itu masih bayak keuntungan lain yang akan Anda dapatkan kemudian. Berikut manfaat penggunaan pestisida organik tersebut:

  1. Daya kerjanya selektif, hanya mematikan serangga tertentu sehingga keseimbangan alam tetap terjaga.
  2. Residu cepat terurai, tidak mencemari hasil pertanian.
  3. Tidak mengakibatkan pencemaran tanah, air dan udara.
  4. Tidak menimbulkan kekebalan pada hama dan predator tidak mati.
  5. Pada umumnya berupa racun perut dan tidak membahayakan bagi petani (tidak teracuni ketika terminum).
  6. Murah dan ekonomis karena bahanya banyak tersedia di lingkungan Anda.

Baca Juga : Kenali 7 Hama Tanaman Padi Yang Paling Merugikan Ini

Tanaman bahan pestisida organik dan cara pembuatanya

Ada berbagai bahan alam yang berasal dari tanaman yang dapat Anda gunakan. Bahan-bahan tersebut tentunyaa melimpah di lingkungan Anda. Berikut bahan-bahan tersebut:

1. Biji Srikaya (Anona squamosa)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah biji. Cara pembuatanya adalah dengan menumbuk hingga menjadi tepung dan kemudian dicampur dengan air. Hama sasaran dari bahan ini adalah aphids, semut, dan serangga lain.

2. Bunga Mentega/Oleander (Nerium indikum).

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah daun dan kulit. Cara pembuatanya adalah denggan merendam dengan air dan menyaringnya hingga bersih. Hama sasaran dari bahan ini adalah semut, lalat, dan serangga lain.

3. Bungga Crysan (Chrysanthe-numsynerarifoli-um).

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah bagian bunga. Cara pembuatanya adalah denggan mengeringkan, kemudian menggilingnya dan mencampur dengan lempung dan air. Hama sasarannya adalah berbagai jenis serangga.

4. Tuba (Derris elliptica)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah akar dan kulit. Cara pembuatanya adalah dengan menumbuk kemudian mencampurkannya dengan air. Kemudian saring dan ambil ekstraknya (campurkan setiap 3 sendok makan dengan 3 liter air). Dapat Anda gunakan untuk berbagai jenis serangga)

5. Gamal (Gliricidea sepium)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah daun dan batang. Cara pembuatanya adalah dengan menumbuk dan mengambil ekstraknya. Bahan ini dapat Anda gunakan untuk berbagai jenis serangga.

6. Tembakau (Nicotiana tobacum)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah daun dan batang. Cara pembuatanya adalah dengan merendam dalam air 3-4 hari atau dengan merebusnya. Bahan tembakau ini juga dapat Anda gunakan untuk berbagai jenis serangga.

7. Tomat (Lycopresicum)

Bagian yang dapat Anda gunakan batang dan daun. Cara pembuatanya; rebus, dinginkan kemudian saring. Hama sasaran adalah ulat dan lalat hijau.

8. Rumput mala (Artimisa vulgaris)

Anda dapat menggunakan tangkai rumput mala sebagai pestisida organik. Cara pembuatannya : keringkan dan bakar dekat tanaman. Hama sasaran : berbagai jenis serangga.

9. Tembelekan (Lantana camara)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah daun dan ranting. Cara pembuatanya; keringkan, bakar, kemudian campur abunya dengan air. Hama sasaran; kumbang dan penggerek daun.

10. Dringo (Acarus calamus)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah akar. Cara pembuatanya adalah; buat tepung kemudian campur dengan air. Hama sasaran; berbagai jenis serangga.

11. Kemangi (Ocinum sanctum)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah daun. Cara pembuatannya; rebus kemudian saring. Hama sasaran; berbagai jenis serangga.

12. Cabe merah (Capsium anum)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah buah. Cara pembuatanya; keringkan kemudian jadikan tepung. Hama sasaran; berbagai jenis serangga.

13. Bawang (Onion Family)

Anda dapat menggunakan semua bagian tanaman ini. Cara pembuatanya; jadikan bubur kemudian campur dengan air (akan lebih baik jika difermentasi). Hama sasaran; berbagai jenis serangga. (Silahkan baca cara lengkap di artikel ini)

14. Kenikir (Togetes sp)

Bagian tanaman yang Anda gunakan adalah daun. Cara pembuatanya; rebuslah 2 genggam daun kenikir, 3 siung bawang putih, 2 buah cabe kecil, 3 buah bawang bombay, dingikan dan campur dengan air. Hama sasaran; berbagai jenis serangga.

15. Pepermint (Metha sp)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah daun. Cara pembuatanya; campurkan cabai, bawang dan tembakau, giling/tumbuk bahan-bahan tersebut lalu ambil ekstraknya. Hama sasaran; berbagai jenis serangga.

16. Camomile (Chamae elum sp)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah bunga. Cara pembuatanya; campur bunga kering dengan air panas, dinginkan kemudian saring. Dapat mengatasi dumping off/rebah semai.

17. Kucai (Allium schoena-prosum) 

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah akar. Cara pembuatanya; seduh dengan air panas, dinginkan kemudian saring. Dapat mencegah powdery mildew, downy mildew pada timun.

18. Kunyit (Curcuma domestica)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah biji dan daun. Cara pembuatanya; tumbuk kemudian campur dengan urin sapi, kemudian encerkan dengan air dengan perbandingan 1:2-6. Dapat mengatasi berbagai jenis serangga dan ulat.

19. Neem (Azadiracta indica)

Bagian tanaman yang dapat Anda gunakan adalah biji dan daun. Cara pembuatanya; campurkan 2 genggam biji mentimun dengan air, biarkan semalam kemudian saring. Rebus 1 kg dengan 5 liter air dan saring. Tumbuk daun dan rendam semalam, lalu saring. Dapat mengatasi berbagai jenis serangga.

20. Abu kayu

Cara penggunaan dari abu kayu adalah dengan menaburkan pada sekeliling perakaran tanaman (lobak, kol, bawang bombay). Anda juga dapat menaburkan dalam parit dengan lebar 10 dan tebal 5 cm. Atau dengan mencampukan dengan air, saring, kemudian menyemprotkanya. Dapat juga dengan mencampur dengan kapur dan air sabun, lalu semprotkan. Dapat mengatasi root maggot, siput, ulat grayak, kumbang flea pada tomat dan kumbang pada timun.

Baca Juga : 6 Hama Dan Penyakit Cabe Yang Sering Merugikan Petani

Itulah berbagai jenis tanaman bahan pestisida organik yang dapat Anda jadikan untuk mengatasi berbagai hama yang menyerang tanaman Anda secara alami. Bahan-bahan tersebut tentunya muda Anda dapatkan di lingkungan sekitar Anda. Selamat mencoba.

Sumber gambar cover : lifebeyondorganic.com

Tinggalkan Balasan